PPKM Darurat Diperpanjang Atau Tidak, Yang Penting Pemerintah Beri Solusi Nyata

  • Bagikan
Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

IDTODAY NEWS – Pemerintah masih belum memastikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan berakhir pada 20 Juli, akan kembali diperpanjang atau tidak.

Terkait hal ini, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bisa memastikan langkah dan kebijakan yang diambil terkait pandemi benar-benar memberi solusi nyata.

“Pastikan rakyat yang sakit bisa mendapat perawatan di rumah sakit. Perbanyak rumah sakit darurat, bila rumah sakit yang ada tidak lagi mampu menampung. Pastikan obat-obatan dan oksigen tersedia, termasuk untuk yang menjalani isolasi mandiri,” tegas Puan kepada wartawan, Senin (19/7).

Baca Juga  Masih Bertambah, Kasus Covid-19 Jakarta Tembus 73.309 Orang

Puan mengatakan, kebijakan PPKM Darurat adalah momentum krusial bagi pemerintah untuk membuktikan kepada rakyat bahwa segala upaya konstruktif terus dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Berikan pemahaman yang lebih baik ke masyarakat bahwa pembatasan mobilitas dan aktivitas yang harus dilakukan saat ini memang harus dilakukan. Jawab juga kesabaran rakyat menjalaninya dengan hasil nyata pengendalian dan penanganan pandemi,” teramgnya.

Baca Juga  Pandemi Covid-19 Belum Usai, Haedar Nashir: Semuanya Harus Menahan Diri Tidak Buat Kerumunan

PPKM Darurat akan diperpanjang atau tidak, kata mantan Menko PMK ini, harus diputuskan berdasarkan data yang juga transparan ke publik. Termasuk juga penjelasan kepada publik dengan argumentasi dan tujuan yang berlandaskan data dan fakta.

Tidak hanya terkait kasus baru harian Covid-19 yang masih melonjak, Ketua DPP PDIP ini menyoroti beragam fakta dan pemberitaan terkait masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar wabah ini.

Baca Juga  Tolak Revisi UU Pemilu Usai Pertemuan Istana Bukti Pemerintah Dan DPR Tak Punya Orientasi Kerja Jelas

Dia pun meminta pemerintah pusat dan daerah memberikan solusi yang sama besarnya bagi kalangan ini.

“Pastikan mereka yang menjalani isoman juga mendapatkan akses dan layanan untuk berobat dengan mudah dan cepat, di kondisi yang masuk kategori tidak perlu ke rumah sakit sekalipun,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan