Presiden Jokowi Ajak Mahasiswa Jadi Sukarelawan Covid-19

  • Bagikan
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato Hari Bhayangkara ke-75 di Istana Negara, Kamis (1/7/2021). (Sumber: KompasTV)

IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para mahasiswa untuk menjadi sukarelawan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain mahasiswa, Presiden Jokowi juga mengajak kader PKK dan Posyandu ikut membantu penanganan Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sebagai tempat isolasi dan karantina bagi pasien Covid-19.

“Saya ajak kepada para mahasiswa, para pemuda pemudi, kepada ibu ibu PKK, kader-kader Posyandu untuk bersama-sama bahu-membahu, bergotong-royong menjadi sukarelawan dalam penangan pandemi covid ini,” kata Presiden Jokowi, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga  Wah, Dahlan Iskan Bilang "Indonesia Double Krisis, Pemimpin Pinter Saja Tidak Cukup Untuk Mengatasi"

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyampaikan terimakasih kepada dokter, tenaga kesehatan, ASN, TNI-Polri yang sudah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

“Dokter, tenaga kesehatan, ASN, TNI-Polri sudah bekerja keras pagi siang malam, sudah bekerja sejak bulan Maret 2020 sampai saat ini,” kata Jokowi.

“Dan saya ingin ucapkan terimakasih, tetapi akan lebih bagus lagi apabila ada tambaha relawan-relawan dari seluruh komponen masyarakat sehingga penanganan Covid bisa ditangani dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Baca Juga  Polrestabes Surabaya Amankan 253 Pendemo Omnibus Law, 14 Jadi Tersangka

Dalam kesempatan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta yang didampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga menyampaikan terimakasih kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menurutnya, Kementerian PUPR telah bekerja optimal dalam mempersiapkan Asrama Haji Pondok Gede sebagai fasilitas isolasi dan karantina penanganan Covid-19.

“Saya ingin menyampaikan terimakasih kepada Menteri Kesehatan, Menteri PUPR dan seluruh jajarannya yang telah bekerja keras dalam waktu 5 hari untuk siapkan wisma haji dikonversi menjadi rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolri: PPKM Darurat Memang Tak Nyaman, tapi Demi Keselamatan Rakyat

“Saya tadi cek ke dalam, peralatan rumah sakit, kemudian pergantian AC, pembangunan lift untuk para pasien, saya lihat semuanya dalam keadaan 99 persen siap. Sehingga besok pagi rumah sakit wisma haji sudah bisa dioperasionalkan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Asrama Haji Pondok Gede menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU (high care unit).

Baca Juga  Daya Serap Anggaran Rendah, Komitmen Pemda Tangani Covid-19 Dipertanyakan

Selain di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jokowi menyampaikan pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah tempat untuk isolasi lainnya.

Yaitu, di Rumah Susun Nagrak sebanyak 2.273 tempat tidur dan di Rumah Susun Pasar Rumput sebanyak 3.986 tempat tidur.

Di samping itu, pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Baca Juga  Amati Mahfud Md Vs Andi Arief di Twitter, Ini Kata Gerindra

Sumber: kompas.tv

  • Bagikan