Pujian Gibran pada Anies Masih Jauh Jika Dikaitkan ke Pilpres

  • Bagikan
Ujang Komarudin
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

IDTODAY NEWS – Sanjungan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanganan Covid-19 dinilai sangat jauh jika dikaitkan dengan Pilpres 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, masih terlalu jauh jika pujian dari putera sulung Presiden Joko Widodo ke Anies itu dalam rangka menyongsong Pilpres 2024. Sebab, elektabilitas Gibran terbilang masih jauh di bawah rata-rata tokoh lain.

Baca Juga  Konvoi Koopsus TNI ke Markas FPI, Bang Yos: Kita Belum Segenting Itu

“Kalau maju Pilpres 2024 Gibran masih jauh. Karena elektabilitasnya tak ada,” kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (13/9).

Namun demikian, kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, tidak menutup kemungkinan juga jika Gibran “dipaksakan” untuk maju Pilpres 2024 mendatang. Mengingat, Gibran maju Pilwalkot Solo pun sempat mengagetkan masyarakat.

Terlebih, Gibran merupakan anak sulung dari orang nomor satu di Indonesia saat ini dan menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 ia masih menjabat Presiden.

Baca Juga  Gak ada Hentinya, Politikus PDIP ini Kembali Sentil Penghargaan yang Diraih Anies

“Kalau Gibran dipaksakan (maju Pilpres 2024) ya bisa saja. Karena Ayahnya (Jokowi) masih jadi Presiden ketika pelaksanaan pilpres nanti,” demikian Ujang Komarudin.

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memuji kinerja Pemprov DKI Jakarta setiap kali rapat membahas penanganan Covid-19 di daerahnya.

“Jadi mumpung ada Pak Wagub di sini, saya curhat sedikit ya, Pak, jadi kami di Solo tiap kali kami rapat Covid-19 yang saya jadikan percontohan pasti Jakarta,” kata Gibran saat hadir sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna di acara donor darah dan plasma konvalesen yang digelar PWNU DKI Jakarta dan PMI DKI Jakarta pada Sabtu (11/9).

Baca Juga  Maraknya Protes di Masa PPKM, Demokrat Minta Jokowi Tak Tutup Telinga

Di DKI Jakarta, masih kata Gibran, stok plasma darah yang diambil dari para penyintas Covid-19 melimpah.

“Sekali lagi ini luar biasa sekali, kerja keras dari Pak Anies, Pak Riza, untuk Jakarta, ini benar-benar jadi percontohan untuk kami yang ada di daerah,” ujarnya.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan