Said Salahudin: KPU Dan Bawaslu Jangan Sok-sokan Merasa Sanggup Pilkada Digelar 2024!

Said Salahudin: KPU Dan Bawaslu Jangan Sok-sokan Merasa Sanggup Pilkada Digelar 2024!
Ilustrasi Pilkada/RMOL

IDTODAY NEWS – Penyelenggara pemilu diminta menyuarakan sikapnya untuk menolak penyelenggaraan Pilkada berbarengan dengan pemilu 2024.

Direktur Sinergi masyarakat untuk demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin mengharapkan hal tersebut, karena melihat dampak yang berpotensi terjadi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Pesan Ustadz Slamet Untuk Gus Yaqut: Jangan Jadi Menteri Untuk Satu Kelompok Tertentu

Dia berkaca dari pengalaman pemilihan presiden dan pemilihan legisatif yang diserentakkan pada 2019 lalu. Di mana, banyak petugas KPPS yang  gugur akibat kelelahan.

“Dalam konteks itu penting bagi KPU dan Bawaslu untuk turut menyuarakan pandangan mereka menolak penggabungan Pemilu dan Pilkada dengan alasan keterbatasan kemampuan,” ujar Said Salahudin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/2).

Seiring dengan hal tersebut, Said Salahudin justru memandang kemestian bagi KPU dan Bawaslu untuk ikut mendorong agenda revisi UU 10/2016 tentang Pilkada.

Baca Juga  Gibran Dan Boby Nasution Menang, Pengamat Soroti Politik Dinasti

Sebab menurutnya, penataan ulang jadwal Pilkada di dalam UU 10/2016 juga memiliki tujuan mencegah pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya, dan juga menjaga kualitas Pilkada agar menjadi lebih baik.

“Jadi jangan sampai mereka (KPU dan Bawaslu) sok-sokan merasa sanggup,” tandas Said Salahudin.

Baca Juga: Abu Janda Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Kasus Rasisme Natalius Pigai

Sumber: rmol.id

Pos terkait