Sandiaga Sibuk Roadshow, Ujang Komaruddin: Sambil Tebar Pesona untuk Elektabilitas

Sandiaga Sibuk Roadshow, Ujang Komaruddin: Sambil Tebar Pesona untuk Elektabilitas
Menparekraf Sandiaga Uno dalam dialog santai dengan perwakilan Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif diBali, Minggu (27/12). (Foto: Kemenparekraf)

IDTODAY NEWS – Sandiaga Salahuddin Uno dinilai kembali berpeluang diusung maju di Pemilihan Presiden 2024.

Menurut pengamat politik Ujang Komaruddin, peluang kembali mencul seiring kebijakan Presiden Joko Widodo mengangkat mantan rivalnya di Pilpres 2019 itu, sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kartu Sandi hidup lagi. Sejak jadi menteri roadshow bekerja sesuai permintaan Presiden Jokowi. Namun sambil menyelam minum air, artinya dia bisa jalan sambil tebar pesona membangun elektabilitasnya kembali,” ujar Ujang kepada JPNN.com, Senin (18/1).

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, jabatan sangat penting membantu popularitas dan elektabilitas seseorang. Sebab, dengan diberi jabatan, seseorang akan terlihat kualitasnya.

Di samping itu, dengan jabatan media massa juga terbuka untuk setiap saat memberitakan aktivitasnya.

“Menjadi menteri artinya ada peluang dan harapan untuk meloncat lebih tinggi lagi. Gebrakan untuk mencari perhatian. Misalnya juga bisa seperti blusukan ala Risma (Menteri Sosial Tri Rismahrini) dan roadshow ke sana ke mari ala Sandi,” ucapnya.

Baca Juga  Dulu Lawan Sekarang Bawahan, Jokowi Tunjuk Sandiaga Uno Jadi Menteri Parekraf

Meski demikian, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini menyebut semua akan berpulang sejauh mana elektabilitas Sandi nantinya.

Partai politik diyakini bersedia memberi dukungan jika memang elektoralnya sangat tinggi.

Jika melempem, maka akan sangat sulit bagi Sandi maju kembali seperti di Pilpres 2019, di mana dia mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

“Soal apakah elektoralnya masih bagus atau tidak, tergantung kinerjanya dalam bekerja sebagai menteri. Jika kinerjanya bagus dan memuaskan, masih bisa mengerek elektabilitasnya. Namun, jika kinerjanya buruk, maka akan jadi kartu mati kembali,” pungkas Ujang.

Baca Juga: Bela Komnas HAM, Ferdinand ke Haikal Hasan: Sebaiknya Perbaiki Akhlakmu

Sumber: fajar.co.id

Pos terkait