Satyo Purwanto: Apakah Presiden Melihat Isu Korupsi Sudah Tidak Penting Lagi?

Satyo Purwanto: Apakah Presiden Melihat Isu Korupsi Sudah Tidak Penting Lagi?
Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/RMOL

IDTODAY NEWS – Komitmen Presiden Joko Widodo dalam memberantas korupsi dipertanyakan. Sebab, dua tahun terakhir ini tingkat rasuah semakin meningkat berdasarkan survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, kasus korupsi yang menjerat dua menteri Kabinet Jokowi di periode kedua ini menunjukkan belum terlihat upaya mengevaluasi sistem pencegahan korupsi di lingkaran kabinet.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Jokowi: Unjuk Rasa Tolak UU Ciptaker Dipicu Hoax di Medsos!

“Pemerintah hanya menyebut jeratan terhadap Edhy Prabowo dan Juliari menunjukkan revisi UU tidak melemahkan KPK. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya pemerintah tidak serius melihat korupsi yang sudah sangat dekat dengan jantung kekuasaan,” ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/2).

Kasus korupsi yang melibatkan penyelenggara negara setingkat Menteri menunjukkan persoalan kategori berat dalam pemberantasan korupsi.

Sebab, sangat tidak mungkin sistem pencegahan korupsi dapat dibangun disebuah Kementerian jika pemimpin Kementerian justru terlibat tindakan rasuah.

Baca Juga  Sekum FPI: Selama 3,5 Tahun Di Saudi, HRS Dapat Dua Fase Perlakuan Dari Pemerintah

“Slogan saja tidak cukup untuk mencegah korupsi. Kerja-kerja konkret dan penegakkan hukum yang keras bagi pelaku korupsi bansos harus ditunjukkan ke masyarakat, banyak kejadian korupsi justru pelakunya ikut kampanye anti korupsi seperti Juliari dan kasus korupsi lainya,” jelas Satyo.

Bahkan, menurutnya, kasus korupsi bansos merupakan fenomena yang harus menjadi refleksi serius pada upaya pemberantasan korupsi, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga  Rocky Gerung: Dibandingkan dengan SBY, Maka Jokowi Adalah Otoriter, Begitu Kan

“Apakah Presiden melihat isu korupsi sudah tidak penting lagi karena sudah menjabat selama dua periode?” kata Satyo.

“Atau memang isu korupsi bagi sebagian pihak justru sangat mengganggu, sehingga itu harus ditempatkan pada tempat yang tidak penting lagi? Sehingga membuat persepsi masyarakat kepada pemberantasan korupsi memburuk dalam periode kedua Jokowi ini,” pungkas Satyo.

Baca Juga: Sandiaga Uno Sumbangkan Seluruh Gaji sebagai Menteri ke Baznas

Baca Juga  Tindak Lanjuti Jokowi, Luhut Akan Kumpulkan Epidemiolog soal Kebijakan PPKM

Sumber: rmol.id

Pos terkait