Satyo Purwanto: Jangan Harap Rakyat Patuhi PPKM Darurat Jika Pemerintah Tidak Patuh Jalankan UU Kekarantinaan Kesehatan

Satyo Purwanto
Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto/Net

IDTODAY NEWS – Pemerintah jangan berharap rakyat akan patuh atas kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jika tidak patuh terhadap UU Kekarantinaan Kesehatan dan Wabah Penyakit Menular.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Besok Habib Rizieq Diperiksa, Suka Atau Tidak Harus di Test Swab

Menurut Satyo, PPKM Darurat merupakan bentuk dari sebuah distorsi dari penerapan karantina kesehatan dan pengendalian wabah.

Dalam pandangan Satyo pemerintah harus mematuhi UU Kekarantinaan Kesehatan. Yakni menjamin kebutuhan dasar masyarakat agar korban jiwa akibat Covid-19 tidak semakin berlarut-larut.

“Lemah legal standingnya makanya harus disetop, tidak boleh diperpanjang, pemerintah harus kembali kepada UU Karantina kesehatan dan jalankan kewajiban terhadap seluruh sektor masyarakat yang terdampak demi mengendalikan pandemi,” ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/7).

Baca Juga  Kasus Covid-19 Terus Naik Selama 2 Minggu Ditangani LBP, Rizal Ramli: Tidak Aneh

Pemerintah pun kata Satyo, harus berani jujur dan meminta maaf karena telah salah memilih opsi pengendalian pandemi virus corona baru (Covid-19) dengan model PPKM Darurat.

“Jangan berharap rakyat patuh menerapkan PPKM Darurat, sementara pemerintah pun tidak patuh menjalankan UU 6/2018 tentang Karantina Kesehatan dan UU 4/1984 tentang Wabah penyakit menular,” kata Satyo.

Karena masih kata Satyo, setiap warga masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan harus sesuai dengan saran ahli kesehatan dan ahli epidemiologi.

Baca Juga  Premium dan Pertalite Bakal Dihapus, Said Didu: Rakyat Jadi Korban

“Tersedianya kebutuhan pangan dan kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari lainnya selama karantina,” pungkas Satyo.

Sumber: rmol.id

Pos terkait