Secara Realita, Tanda-tanda Pemerintah Membajak Krisis Untuk Kemajuan Belum Ada

  • Bagikan
Secara Realita, Tanda-tanda Pemerintah Membajak Krisis Untuk Kemajuan Belum Ada
Presiden Joko Widodo saat memberi pidato kenegaraan/RMOL

IDTODAY NEWS – Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo berhasil memberi pesan yang baik kepada rakyat dalam menghadapi pandemik Covid-19.

Dari sisi pesan, pemerintah berhasil memberi tawaran optimisme pada rakyat bahwa krisis akan diubah menjadi peluang untuk menjadi negara maju.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menanggapi pidato Jokowi soal membajak momentum krisis sebagai lompatan kemajuan.

Baca Juga  Hidayat Nur Wahid: Kelompok yang Menuduh Din Syamsuddin Radikal Harus Segera Mencabut Laporan

“Dari sisi pesan cukup baik, dengan tawaran optimisme dalam gelombang krisis,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/8).

Hanya saja, kata Dedi, realita di lapangan belum menunjukkan adanya tanda-tanda dari pemerintah dalam mewujudkan ucapan Jokowi.

“Dalam tataran praktik belum mengarah pada apa yang presiden sebut “membajak” untuk kemajuan,” ujarnya.

Hal tersebut, kata Dedi, bisa dilihat dari kekecewaan Presiden Jokowi terhadap kinerja anggota kabinet yang terus berulang.

Baca Juga  Rocky Gerung Anggap Bola di Kaki Jokowi soal Rencana Kudeta AHY, Moeldoko Ketipu

“Juga terkait upaya penanganan pandemik yang tak kunjung terlihat hasilnya. Padahal, mengakhiri pandemik adalah prioritas untuk dapat membangkitkan kembali bidang-bidang yang terdampak,” kata Dedi.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan