Selisih Dana Covid Rp146 Triliun Kok Sama Persis Dana 10 Proyek Badan Usaha?

  • Bagikan
Selisih Dana Covid Rp146 Triliun Kok Sama Persis Dana 10 Proyek Badan Usaha?
Uang/pojoksatu

IDTODAY NEWS – Badan Pemeriksaan Keuangan atau BPK temukan selisih dana Covid Rp146,69 triliun pada 2020.

Angka ini sama persis dengan nilai 10 proyek yang diprakarsai 10 badan usaha pada 2020 lalu.

“Sama-sama anggaran 2020 kok angkanya bisa percis sama? Cc @bpkri,” cuit akun @BossTemlen yang diretwit oleh Anggota DPD RI, Jimly Asshiddiqie, Selasa (7/8).

BosTemlen membagikan tangkapan layar berita berjudul “Audit Dana Covid-19, BPK Temukan Selisih Rp146,69 Triliun”.

Baca Juga  Ubedilah Badrun: Jokowi Tidak Akan Bubarkan Buzzer Karena Kontribusinya Sedang Dinikmati

Ia juga membagikan tangkapan layar cuitan Kementerian PUPR yang membeberkan anggaran 18 proyek yang diprakarsai pemerintah dan 10 badan usaha pada 2020.

“Sepanjang tahun 2020 Kementerian PUPR mempercepat pelaksanaan KPBU melalui penyiapan 18 proyek yang diprakarsai pemerintah (solicited) dengan total investasi Rp129,82 triliun dan 10 proyek yang diprakarsai badan usaha (unsolicited) dengan total investasi Rp146,69 triliun,” cuit akun resmi Kementerian PUPR.

Baca Juga  Ketua Majelis Syuro PKS: Rachmawati Sosok Penjaga NKRI, Kepergiannya Jadi Duka Mendalam Bagi Indonesia

Sebelumnya, BPK telah menangani 241 objek pemeriksaan terkait penanganan covid-19 sepanjang 2020 kemarin. Objek itu termasuk anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020.

BPK menyatakan dari total obyek yang diperiksa tersebut, 27 pemeriksaan menyasar pemerintah pusat, 204 pemeriksaan pemerintah daerah, dan 10 lainnya menyasar BUMN dan badan lainnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK Bahtiar Arif menyatakan dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan bahwa alokasi biaya program PEN dalam APBN 2020 adalah sebesar Rp841,89 triliun.

Baca Juga  Jokowi Minta Luhut Siapkan Masyarakat Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Angka tersebut berbeda dengan publikasi Kementerian Keuangan yang hanya Rp695,2 triliun.

Dia menyebut ada selisih Rp146,69 triliun. Selisih itu terjadi karena ada beberapa skema pendanaan belum dimasukkan dalam biaya yang dipublikasikan pemerintah tersebut.

“Pemerintah mempublikasikan biaya program PCPEN sebesar Rp695,2 triliun sebagai data total program PCPEN dan hasil pemeriksaan menunjukkan alokasi biaya program PCPEN dalam APBN 2020 adalah sebesar Rp841,89 triliun,” ujar Bahtiar Arif dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI, Senin, 6 September 2021.

Baca Juga  Komisi VIII DPR RI: RUU Ciptaker Bahaya Bagi Pesantren

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan