Singgung Ceramah UAH, Ferdinand: Surgamu Gak Asyik Bagi Non Muslim

  • Bagikan
Singgung Ceramah UAH, Ferdinand: Surgamu Gak Asyik Bagi Non Muslim
Ustaz Adi Hidayat/ YouTube Adi Hidayat Official

IDTODAY NEWS – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi ceramah Ustaz Adi Hidayat (UAH) yang menyebut bahwa orang non-muslim yang baik tetap tak akan masuk surga.

Ferdinand membalas bahwa surga UAH tak asyik bagi non-muslim hingga mereka pun pasti akan senang tak satu surga dengannya.

“Non Muslim pasti senang tak satu surga denganmu, karena surgamu ga asik bagi non muslim,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Kamis, 22 Juli 2021.

Baca Juga  Said Didu Saling Sindir Ferdinand Hitahaean, Singgung Suap Rp3 Juta

Ferdinand Hutahean bahkan mempersilahkan UAH untuk mengambil semua surga untuk dirinya sendiri.

Ia menyindir bahwa pendakwah kondang tersebut ibaratnya adalah mafia surga.

“Ngga apa-apa, ambil aja semua surga itu untukmu, biarkan non muslim nanti cari surga sendiri,” kata Ferdinand.

“Kadang-kadang saya jadi suka mikir, di sini tak hanya mafia tanah yang ada, tapi juga ada mafia surga,” lanjutnya.

Baca Juga  Luhut Minta Anak Muda Cintai Indonesia

Sebelumnya, UAH mengatakan bahwa orang non-muslim tak akan masuk surga meskipun dia orang yang sangat baik.

Ceramahnya itu dapat dilihat dalam video berjudul “Di Mana Keadilan Allah? Kenapa Non Muslim Baik Banyak Amal Masuk Neraka?” yang ditayangkan Taman Firdaus pada 5 Januari 2019.

Dalam ceramahnya itu, UAH mengatakan bahwa hal tersebut memang terkesan tidak adil.

Namun, hukum dunia dan hukum akhirat memang berbeda. Ketika meninggalkan dunia, hanya dua hal yang dibawa.

Baca Juga  PPKM Darurat, UAH Sebut Tetap Harus Ada yang Memakmurkan Masjid

“Bekal akhir tu cuman dua kalau ingun masuk surga, satu iman, kedua amal soleh,” jelasnya.

Menurut UAH, itulah kemudian yang menjadi persoalan bagi non-muslim yang baik sehingga tak masuk surga, yakni tidak memiliki iman.

Karena tak memiliki iman, maka amal yang ia punya pun tak dapat disebut amal soleh, melainkan hanya amal biasa.

“Teman kita ini (non-muslim), dia lulus pada ujian uang lain, tapi tidak lulus dalam aspek keimanan,” jelas UAH.

Baca Juga  Soal Emmanuel Macron, Ustadz Adi Hidayat Sebut Menghina Nabi Muhammad SAW Termasuk Kekerasan

Sumber: terkini.id

  • Bagikan