Rizal Ramli
Rizal Ramli. (Realita TV)

Singgung Jokowi Tiga Periode, Rizal Ramli: Kinerja Payah Malah Mau Tambah

IDTODAY NEWS – Ekonom senior, Rizal Ramli lewat postingan meme di media sosial miliknya menyinggung soal wacana Presiden Jokowi tiga periode.

Lewat meme tersebut, Rizal Ramli menyinggung soal Amandemen UUD 1945 yang menurutnya bertujuan untuk memuluskan jalan Jokowi menjabat presiden tiga periode.

Dalam isi meme itu, terlihat yang sejumlah ilustrasi orang tengah panjat pinang. Mereka berasal dari berbagai pihak yakni MPR, DPR, partai koalisi dan cukong.

Baca Juga  Rizal Ramli Urai Cerita Saat Tim 7 Pimpinan SBY Diutus Gus Dur Menghadap Megawati

Pada gambaran meme tersebut, sejumlah orang itu tampak membantu satu orang lainnya yang digambarkan mirip perawakan Jokowi mencapai puncak tiang bertuliskan ‘3 periode, 3 tahun’.

Adapun dalam narasi cuitannya, Rizal Ramli menilai meme tersebut menggambarkan peta perpolitikan di tanah air saat ini.

Menurutnya, sejumlah pihak yakni MPR, DPR, partai koalisi dan cukong berusaha membantu Presiden Jokowi menjabat tiga periode lewat Amandemen UUD 1945.

Baca Juga  Di Hadapan Anies dan JK Serta MUI, Jokowi: Dakwah Itu Merangkul, Bukan Memukul

Rizal Ramli pun dengan tegas menyebut hal itu sebagai bentuk penghianatan terhadap tujuan reformasi.

“Begini toh petanya? Klo begini, itu mah penghianatan terhadap tujuan reformasi!,” cuit Rizal Ramli.

Selain itu, Rizal Ramli mengaku heran apabila Jokowi yang mau menjabat tiga periode sebagai presiden.

Pasalnya, kata Rizal, kinerja mantan wali kota Solo itu dinilainya payah. Hal itu, menurutnya dapat dilihat dari banyaknya utang negara, korupsi yang makin merajalela, dan indeks demokrasi yang semakin mundur.

Baca Juga  18 Menteri Kena Reshuffle Jokowi, Istana Buka Suara

“Sudah kinerja payah, utang sudah berbahaya, korupsi makin buas, demoktasi mundur, kok malah mau nambah?,” tuturnya.

Oleh karena itu, Rizal Ramli mengajak pengikutnya di media sosial untuk melawan wacana Presiden Jokowi tiga periode tersebut.

“Hanya ada satu kata: lawan,” ujarnya.

Sumber: terkini.id

Tinggalkan Balasan