Suara Tak Sah Pilkada Solo Naik Nyaris 3 Kali Lipat, PKS: Something Wrong

  • Bagikan
Suara Tak Sah Pilkada Solo Naik Nyaris 3 Kali Lipat, PKS: Something Wrong
Pengundian nomor urut Pilkada Solo, Kamis (24/9/2020). Foto: (Istimewa)

IDTODAY NEWS – Jumlah suara tidak sah dalam Pilkada Solo 2020 meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan Pilkada Solo 2015 lalu. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai ada sesuatu yang salah dalam gelaran pesta demokrasi kali ini.

Terlihat dalam rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Solo 2020 tingkat kota, jumlah suara tidak sah mencapai 35.476. Sedangkan pada Pilkada Solo 2015, suara tidak sah berjumlah 12.773.

Baca Juga  Debat Calon Wali Kota Solo Tak Disiarkan Live, KPU: Anggaran Minim

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, mengatakan meningkatnya angka suara tidak sah bisa ditafsirkan bermacam-macam. Namun dia menegaskan jalannya proses Pilkada Solo tidak diapresiasi seluruh masyarakat.

“Bagi saya itu sesuatu yang tidak bisa diabaikan. Dari proses sejak awal sampai akhir, tidak semua masyarakat mengapresiasi, diwujudkan dalam suara tidak sah. Artinya ada something wrong,” kata Sugeng saat dihubungi detikcom, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga  Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri, PKS: Manusiawi Jika Dia Berutang Budi Kepada Yang Mencalonkan

Adapun suara disebut tidak sah ialah ketika surat suara dicoblos pada dua paslon, dicoblos tidak di dalam kotak, atau tidak dicoblos oleh pemilih. PKS sebelumnya mengajak warga untuk tidak hadir ke TPS atau hadir namun untuk membuat suara tidak.

“Hasil pilkada kan harus dilihat secara keseluruhan. Berapa yang tidak hadir, berapa yang tidak sah. Menurut saya angka ini signifikan, sehingga perlu jadi pembelajaran semua pihak,” ujar dia.

Baca Juga  Sebut Uang Puluhan Juta FPI Digarong Pemerintah, Kuasa Hukum: Luar Biasa Gesit Kalau Soal Duit

Terkait kemenangan Gibran, PKS mengaku sudah memprediksinya. Dia pun siap untuk bersinergi dalam pemerintahan selanjutnya.

“Kalau soal hasilnya kan memang sudah bisa diprediksi, tidak ada masalah. Sikap kita di DPRD tetap sama, kita siap bersinergi dengan siapapun. Selagi programnya bermanfaat dan tidak melanggar regulasi tentu kita dukung,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU Solo menetapkan hasil rekapitulasi akhir Pilkada Solo 2020. Paslon Gibran-Teguh unggul jauh dengan 225.451 suara dibandingkan rivalnya, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) yang memperoleh 35.055 suara. Dalam persentase, Gibran-Teguh memperoleh 86,5 persen dan Bajo memperoleh 13,5 persen.

Baca Juga  Marah Besar Rumahnya Di Demo, Mahfud MD: Adalah Tindakan Biadab Karena Berbeda Politik Lalu Menyerang Keluarga Saya

Baca Juga: Mahfud MD Jawab Ridwan Kamil soal kerumunan Habib Rizieq: Siap Kang RK, Saya Bertanggung Jawab

Sumber: detik.com

  • Bagikan