Syafruddin Azhar: Apakah Presiden Jokowi Tidak Peduli Keselamatan Rakyat?

Syafruddin Azhar: Apakah Presiden Jokowi Tidak Peduli Keselamatan Rakyat?
Warga didorong menjauh dari mobil Presiden Joko Widodo/RMOL

IDTODAY NEWS – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, menjadi pergunjingan jagad media sosial karena menimbulkan kerumunan.

Dalam video yang beredar luas, tampak masyarakat sekitar abai terhadap protokol kesehatan. Mereka abai dan tetap berkerumun demi bertemu langsung Presiden Joko Widodo.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Jokowi Satu-satunya Magnet Politik, Berisiko Kalau Gibran Diusung Di Pilgub DKI 2024

Sementara, pada video lainnya menampilkan aksi saling dorong antara pasukan pengamanan presiden (Paspampres) dan TNI dengan warga yang hendak mendekat pada mobil yang ditumpangi Jokowi.

Bahkan, motor yang dikendarai Paspampres roboh bersama beberapa warga yang dihalau menjauh dari mobil.

Kondisi demikian, menjadi sorotan pegiat media sosial Syafruddin Azhar.

Baca Juga: Dukung SE Kapolri terkait UU ITE, DPR: Agar Tak Ada Upaya Kriminalisasi

Baca Juga  Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Mandiri Mungkin Bisa Diberikan asal Merek Beda

Bagi pemilik akun Twitter @didienAzhar ini, sangat mengherankan jika Jokowi tidak sadar banyak warga berjatuhan di luar mobilnya.

“Apakah Bapak Presiden Jokowi tidak peduli keselamatan rakyat dengan kondisi seperti ini?” katanya, Selasa (23/2).

Pun juga dengan penegakan pelanggaran protokol kesehatan. Dia mempertanyakan, apakah protokol kesehatan hanya berlaku bagi kritikus pemerintah.

“Apakah tatib prokes hanya untuk kelompok lain seperti Habib Rizieq Shihab saja?” tandasnya.

Baca Juga  Andi Sinulingga: Kerumunan NTT Itu Spontanitas Atau Sengaja Dirancang?

Berkenaan dengan peristiwa kerumunan tersebut, pihak istana negara telah buka suara. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Maumere saat Presiden Jokowi dalam rangka kunjungan kerja untuk meresmikan Bendungan Napun Gete.

Saat dalam perjalanan, warga sekitar sudah menunggu di pinggir jalan dan mendekati mobil yang ditumpangi presiden.

“Saat rangkaian melambat, masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti. Mobil yang digunakan presiden atapnya dapat dibuka, sehingga presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker,” kata Bey kepada wartawan.

Baca Juga  Polisi: dr Lois Bilang Korban Meninggal Bukan Akibat Covid Tapi Karena Obat

Baca Juga: Tanpa SBY, Tak Ada Partai Demokrat di Indonesia

Sumber: rmol.id

Pos terkait