Tak Ada Provinsi Nihil Corona Per 12 September, Komisi IX: Peringatan Keras
Foto: dok. pribadi

Tak Ada Provinsi Nihil Corona Per 12 September, Komisi IX: Peringatan Keras

IDTODAY NEWS – Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN menanggapi soal tidak ada satu pun provinsi yang nihil kasus Corona kemarin. Fenomena ini dinilai sebagai peringatan keras.


“Indonesia sampai sejauh ini, menurut saya, belum sampai titik kulminasi penyebaran COVID-19. Jadi maksudnya titik puncaknya belum, karena itu pertambahan mereka yang terpapar dan positif COVID-19 setiap hari semakin hari semakin banyak,” kata anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay saat dihubungi, Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga  Fadli Zon: Sebaiknya Segera Ada Intervensi dan Pertolongan Global untuk Indonesia

Saleh menyebut itu terbukti dari jumlah kasus yang semakin banyak setiap harinya. Bahkan, menurutnya, sampai Sabtu, 12 September kemarin, tidak ada satu pun provinsi yang tidak terpapar virus Corona.

“Jadi ini mestinya memang jadi warning atau peringatan keras kepada pemerintah dan seluruh masyarakat, karena COVID-19 tak akan bisa pergi berlalu begitu saja, tapi harus ada upaya memutus mata rantai penyebarannya,” ucapnya.

Baca Juga  Wartawan Dibatasi Meliput Sidang Jumhur Hidayat, Suparji Ahmad: Keanehan Perkara Ini Makin Bertambah

Saleh menyebut keadaan ini diperburuk oleh kondisi Indonesia yang tidak bisa menerapkan lockdown penuh. Selain itu, masyarakat tak bisa berdisiplin menaati protokol kesehatan.

“Ini yang menyebabkan virus COVID-19 tetap saja agak susah dihindari di tengah masyarakat kita. Karena itu, menurut saya, karena ini semakin naik dan semakin tinggi, pemerintah kita minta lakukan upaya-upaya tegas disiplinkan masyarakat kita supaya bisa hentikan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Luhut Sebut Kasus Covid-19 Bisa Tembus 40 Ribu Orang per Hari, Sri Mulyani Mumet

“Jadi yang berhasil itu testing dan tracing semakin banyak itu hasilnya semakin sedikit yang terpapar. Tapi kalau testing semakin banyak dan yang terdampak semakin banyak, itu nggak berhasil,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pemerintah melaporkan perkembangan kasus Corona (COVID-19) di Indonesia. Bila biasanya terdapat beberapa provinsi yang nihil kasus baru Corona, kemarin (Sabtu, 12/9) seluruh provinsi menyatakan adanya temuan kasus baru positif Corona di daerahnya.

Baca Juga  Jokowi Akan Jadi Orang Pertama Penerima Vaksin, Ketua DPD LaNyalla Acungkan Jempol

Ditemukannya kasus baru Corona di 34 provinsi itu berdasarkan pada data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan tim Humas BNPB pada Sabtu (12/9/2020). Data ini dihimpun tiap hari per pukul 12.00 WIB.

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan