Foto: Seruan ANAK NKRI. (Dok: Istimewa)
Foto: Seruan ANAK NKRI. (Dok: Istimewa)

Terbitkan Seruan, FPI dkk Minta TNI Upayakan Pemutaran Film G30S/PKI

IDTODAY NEWS – Gabungan dari Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, Persaudaraan Alumin (PA) 212 dan kawan-kawan, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI menerbitkan seruan terkait peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. ANAK NKRI meminta TNI mengupayakan pemutaran film G30S/PKI.

“Kepada Panglima TNI dan KASAD untuk mengupayakan pemutaran film G30S/PKI di seluruh televisi nasional, baik televisi pemerintah ataupun televisi swasta, pada tanggal 30 September 2020,” demikian poin pertama seruan ANAK NKRI, seperti dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2020).

Baca Juga  Pernyataan Pangdam Panglima Dinilai Kental Nuansa Masa Lalu dan Menunjukkan Arogansi Tentara

Seruan ANAK NKRI ini diterbitkan hari ini. Dalam seruannya, ANAK NKRI juga menyinggung perihal Jas Merah.

Terkait Jas Merah, ANAK NKRI menyebut pengkhianatan PKI merupakan fakta. Mereka menegaskan sejarah pengkhianatan PKI tidak boleh disembunyikan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan nya. Dan bangsa yang mencintai tanah airnya adalah bangsa yang selalu waspada dan mengingat para pengkhianat bangsanya,” kata ANAK NKRI.

Baca Juga  Mahfud MD: Saya Menyaksikan Ayah Saya Tiap Malam Bangun untuk Berjaga-jaga

Terdapat 5 poin seruan dari ANAK NKRI. Berikut ini seruannya:

  1. Kepada Panglima TNI dan KASAD untuk mengupayakan pemutaran film G30S/PKI di seluruh televisi nasional baik televisi pemerintah ataupun televisi swasta pada tanggal 30 September 2020.
  2. Kepada TNI untuk tidak tinggal diam terhadap kelompok-kelompok yang berupaya mengganti Pancasila dengan Trisila/Ekasila jika TNI masih jadi Garda terdepan dalam mengawal Pancasila dan UUD’45 serta bersatu dengan Ulama dalam memimpin gerakan umat dalam melawan kebangkitan Neo PKI.
  3. Kepada seluruh Rakyat Indonesia jangan lewatkan bersama keluarga untuk menonton kembali film Pengkhianatan G30S/PKI baik melalui televisi ataupun
    handphone masing-masing pada tanggal 30 September 2020.
  4. Kepada Rakyat Indonesia untuk Mengibarkan bendera merah putih setengah tiang pada tanggal 30 September 2020 dan kibarkan bendera satu tiang penuh pada tanggal 1 Oktober 2020.
  5. Kepada Rakyat Indonesia khususnya Santri, laskar, jawara, pendekar, brigade untuk Tetap Waspada dan siap siaga terhadap gerakan kebangkitan Neo PKI yang ingin mengganti Pancasila.
Baca Juga  Andi Arief: Jokowi Belum Punya Legasi Besar Tentang Demokrasi Dan Kemakmuran

Demikianlah seruan ini disampaikan agar menjadi kewaspadaan dalam menghadapi gerakan Neo PKI.

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan