Terungkap, Jokowi Pernah Dilapori Intel SBY Dalang Demo Aksi Bela Islam

Jokowi sambut PM Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor.(Foto: Istimewa)

IDTODAY NEWS – Aksi Bela Islam merupakan rangkaian unjuk rasa yang terjadi beberapa kali. Aksi tersebut dilakukan sebagai reaksi atas pernyataan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap menistakan agama.

Beberapa waktu terlalu terungkap fakta bahwa Presiden Jokowi pernah mendapatkan sebuah laporan soal dalang dari demo aksi bela Islam pada 4 November 2016 silam. Hal tersebut diceritakan oleh Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli.

Rizal membeberkannya saat melakukan wawancara bersama dengan Karni Ilyas. Ingin tahu? Berikut ulasan selengkapnya.

Ditanya Siapa Bandar dari Demo Aksi Bela Islam

Diketahui, aksi demo Islam kala itu memang terjadi secara besar-besaran. Dikatakan oleh Rizal Ramli, aksi tersebut telah melibatkan kira-kira sebanyak 3 juta orang. Jokowi pun bertanya siapa sebenarnya bandar di balik semua itu ke Rizal Ramli.

Baca Juga  16 Tahun Kesepakatan Helsinki, AHY Berharap Wajah Aceh Semakin Baik

“Kayaknya berdasarkan laporan intel dia bakal 2 sampai 3 juta orang. Pasti ada bandarnya ya kan? Nah ‘menurut mas siapa?’,” ujar Rizal Ramli menceritakan pembicaraannya dengan Jokowi dalam unggahan saluran Youtube Karni Ilyas Club.

Lebih lanjut Rizal menceritakan bahwa Jokowi pernah mendapatkan sebuah laporan dari intel tentang siapa sebenarnya dalang di balik demo tersebut.

“Menurut laporan intel ada bandarnya, siapa? SBY. Ngehabisin Rp100 miliar, siapa lagi sumbernya mas?” ujar Rizal Ramli menirukan perkataan Jokowi.

Rizal Ramli Berikan Tanggapan

Mendengar hal tersebut, sontak Rizal Ramli yang dekat dengan SBY tak yakin SBY mau menggelontorkan uang sebanyak itu untuk membiyai demo.

“Terus saya bilang ‘Mas Jokowi aku itu kenal banget sama SBY’. Kalau lima miliar oke, sepuluh miliar masih mungkin, dua puluh miliar enggak mungkin mas. Kalau seratus miliar itu sudah pasti bohong,” kata Rizal depan Jokowi.

Baca Juga  Tanggapi Moeldoko, Rachland Nashidik: Jika Istana Diganggu Lalat, Itu Artinya Sudah Terlalu Banyak Sampah

Rizal: Ini Gerakan Organik dari Bawah karena Islam Dipojokkin Terus

Rizal memberikan pengertian kepada Jokowi bahwa demo itu terjadi dengan sendirinya. rizal ramli

“Mas, ini namanya dalam sejarah politik gerakan yang organik dari bawah. Orang-orang ini di kampungnya, tabungannya dibawa untuk ke Jakarta, minta orang kaya untuk dibelikan bus dan lain-lain. Kenapa? Karena mereka marah sekali dipojokkin terus,” kata dia.

SBY Merasa Geram Atas Tuduhan

Kala namanya disebut sebagai dalang dari penggerak demo aksi pembela Islam, SBY merasa geram. Ia pun mengatakan bahwa selama 10 tahun menjadi orang nomor satu di RI, tak pernah melarang orang untuk berdemonstrasi dan juga menuduh orang per orang atau kelompok tertentu sebagai penggerak massa untuk berdemo.

Baca Juga  Kerap Kritik Jokowi, Rocky Gerung ‘Diserang’ Ngabalin: Doakan Profesor Tukang Nyinyir Ini Cepat Nikah Biar Waras!

“Dulu saya tidak pernah menuduh, mencurigai, ada orang besar mendanai aksi unjuk rasa, ada orang besar menggerakkan unjuk rasa,” kata SBY.

SBY Kesal dengan Info Menyesatkan

Saat itu SBY dituding menggerakan demo karena berkepentingan mendongkrak suara anaknya Agus Yudhoyono yang maju di Pilgub DKI data akurat.

“Kalau dikaitkan dengan situasi sekarang, kalau ada info analisis intelijen seperti itu saya kira berbahaya, menuduh orang, kelompok, partai politik melakukan itu, itu fitnah, fitnah lebih kejam dibanding pembunuhan,” ujar SBY dengan ekspresi wajah marah.

Sumber: merdeka.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan