Ubedilah Badrun: Omong Besar Jokowi Tentang Banjir DKI Tidak Terbukti

Ubedilah Badrun: Omong Besar Jokowi Tentang Banjir DKI Tidak Terbukti
Presiden Joko Widodo, saat masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, meninjau banjir di ibukota/RMOL

IDTODAY NEWS – Kepercayaan publik kepada Joko Widodo diyakini akan semakin merosot jika mengingat kembali pernyataannya bahwa mengatasi banjir DKI Jakarta akan lebih mudah jika menjadi oresiden.

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengatakan, jika memori publik dibuka kembali soal pernyataan Jokowi sebelum menjadi gubernur DKI dan sebelum menjadi presiden tentang banjir, maka yang terlihat hanya omong besar demi mendapat keuntungan elektoral.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Din Syamsuddin dan Amien Rais Cs Cabut Gugatan UU Corona

Saat jadi walikota Solo, Jokowi pernah merasa bahwa menangani banjir DKI adalah hal mudah. Sementara saat jadi gubernur DKI, Jokowi mengatakan bahwa mengatasi banjir DKI akan lebih mudah jika menjadi presiden.

Faktanya, kata Ubedilah, ketika jadi gubernur DKI dan bahkan jadi presiden, Jokowi tidak mampu mengatasi banjir. Ibukota nyatanya masih tergenang banjir saat hujan lebat, walau Jokowi sudah memasuki periode kedua sebagai presiden.

Baca Juga  Cerita Ahok Ada Pihak Tak Rela Dirinya Dampingi Jokowi di Pilgub DKI 2012

Baca Juga: Jokowi Sebut PPKM Mikro Turunkan Curva Corona, Epidemiolog Beda Pendapat

“Padahal saat jadi gubernur dia mengatakan lebih mudah diatasi jika jadi presiden. Setelah jadi presiden lebih dari 6 tahun ini dia tidak mampu atasi banjir, bahkan banyak menyalahkan hujan,” ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/2).

Ubedilah mentakan bahwa fenomena omong besar Jokowi dapat disebut sebagai bagian utama dari simulacra politik. Omong besar sebagai narasi citra, narasi semu demi mendapat citra dan keuntungan elektoral.

Baca Juga  Hadiri Reuni 212, Politikus PKS: Hati-hati Pilih Pemimpin, 2024 Harus Disiapkan

Saat itu omong besar berhasil menaikan citra politiknya di level nasional. Ubedilah menyebutnya sebagai citra semu populisme.

“Kini omong besar Jokowi tidak terbukti,” demikian Ubedilah.

Baca Juga: Demokrat Memilih Beri Solusi Nyata Untuk Warga Korban Banjir

Sumber: rmol.id

Pos terkait