Mayjen Dudung Abdurachman
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (Foto: arsip jpnn.com/Ricardo)

Ungkap FPI Tuntut Baliho Habib Rizieq Dipasang Lagi, Mayjen Dudung Abdurachman: Kok Bisa Takut Sama Mereka?

IDTODAY NEWS – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebutkan, sejak akhir September hingga saat ini sedikitnya 900 baliho Habib Rizieq Shihab telah ditertibkan oleh aparat gabungan.

Jumlah tersebut hanya yang ada di wilayah DKI Jakarta. “Sampai saat ini hampir 900-an (spanduk) di DKI (ditertibkan), bahkan ada warga yang ikut turunkan,” kata Mayjen Dudung Abdurachman di Jakarta, Senin (23/11).

Baca Juga  Febri Diansyah: Jabatan Dan Kekuasaan Tidak Lebih Penting Dibanding Merawat Prinsip

Mayjen Dudung menjelaskan, upaya penertiban spanduk dilakukan oleh aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP karena lokasi pemasangan yang tidak pada tempatnya serta melanggar ketertiban umum.

Dudung mengemukakan upaya penurunan spanduk bahkan sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir.

“Itu (penertiban spanduk) sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Awalnya yang turunkan Satpol PP, tapi Front Pembela Islam (FPI) minta dinaikkan lagi. Mereka siapa? Kalau pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka?,” kata Dudung.

Baca Juga  Bahas Kritikan SBY, Demokrat ke Luhut: Jangan Ungkit Masa Lalu, Sekarang Sudah 2021!

Mayjen Dudung menegaskan upaya penertiban spanduk di DKI Jakarta tidak hanya berlaku bagi poster yang menampilkan gambar Rizieq Shihab. Namun juga berlaku bagi spanduk atau baliho lain yang dipasang bukan pada tempatnya.

Kita (petugas gabungan, red) turunkan poster tidak hanya Rizieq Shihab saja, poster lain juga kita turunkan. Yang ilegal kita turunkan,” katanya.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menambahkan spanduk bergambar Rizieq Shihab dinilai mengandung makna provokasi.

Baca Juga  Tanggapi Kapitra Ampera PDIP, PA 212: Habib Rizieq Tidak Punya Ambisi Presiden, tapi Punya Daya Gempur Dahsyat

“Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlaq. Isinya provokasi,” katanya.

Upaya penertiban spanduk Rizieq Shihab juga berlangsung di sejumlah daerah lain di luar Jakarta, di antaranya Jawa Timur.

“Pangdam dan Kapolda sudah sama-sama sinergi. Ini untuk negara. Pangdam nyatakan yang ganggu stabilitas akan dihadapi bersama,” katanya.

Baca Juga: Kapuspen Tegaskan Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

Baca Juga  Rizal Ramli: Omnibus Law dari Investor, oleh Investor, untuk Investor

Sumber: fajar.co.id

Tinggalkan Balasan