Wanti-wanti Varian Mu, Jokowi Ingatkan Menhub, Ada Kabar Tidak Mengenakkan

  • Bagikan
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. Foto Reprd Youtube Sekretariat Presiden

IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo mewanti-wanti masyarakat waspada Covid-19 varian Mu yang sudah dikabarkan sudah masuk ke sejumlah negara di Asia.

Karena itu, Jokowi meminta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi benar-benar menjaga pintu masuk ke Indonesia agar varian baru itu tak masuk ke Indonesia.

Itu disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga  Dahnil Anzar Simanjuntak: UU Ciptaker Buat Industri Pertahanan Lebih Dinamis Dan Progresif

“Saya juga ingin perhatian kita semuanya yang berkaitan dengan perhubungan. Pak Menteri Perhubungan, yang berkaitan dengan varian Mu betul-betul harus lebih waspada,” ingatnya.

Jokowi tidak ingin, Covid-19 varian Mu berkembang dan menggila di Indonesia serta merusak capaian yang sudah dilakukan selama ini.

Sebab, angka kasus harian beberapa waktu terakhir terus mengalami penurunan.

Seperti tiga hari kemarin. Dari 7.700 kasus turun menjadi 6.700, dan kemarin terus turun menjadi 5.400.

Baca Juga  KASN Teruskan Laporan Soal Din Syamsuddin Ke Menkominfo-Menag, Begini Respons GAR ITB

Pun demikian dengan bed occupancy rate (BOR) nasional yang mencapai 21 persen di tiga hari lalu, turun sampai 19 persen.

“Wisma Atlet 11 persen tiga hari yang lalu, kemudian hari ini sembilan persen,” ungkapnya.

Covid-19 Tidak Mungkin Hilang Total

Di sisi lain, Presiden Jokowi menyatakan, Covid-19 tidak mungkin bisa hilang total. Karena itu, ia meminta jajarannya terus waspada dan menekan angka penularan di tanah air.

Baca Juga  Jokowi Akan Berantas Mafia Tanah, Fadli Zon: Buktikan Pak

“Kita semuanya bersama-sama harus menyampaikan kepada masyarakat, kepada rakyat bahwa yang namanya Covid-19 ini tidak mungkin hilang secara total,” ujarnya.

“Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan. Ini penting,” tegasnya.

Kendati penularan Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan, Jokowi tetap meminta masyarakat tidak euforia.

“Ini penting sekali supaya tidak terjadi euforia yang berlebihan, terus senang-senang yang berlebihan,” ingatnya.

Baca Juga  Mardani Ali Sera Sayangkan Presiden Jokowi Tak Sampaikan Duka Kepada Korban Pandemi Saat Pidato Kenegaraan

Tidak lupa, Presiden juga mengingatkan masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Masyarakat harus sadar, bahwa Covid-19 selalu mengintip. varian Delta selalu mengintip kita, begitu lengah bisa naik lagi,” tekan dia.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi Covid-19 yang menurun dan pelonggaran yang dilakukan bukan berarti Indonesia sudah pulih dari pandemi Covid-19.

“jJangan sampai informasi seperti ini disalahmengertikan bahwa ini sudah pulih, ini sudah pulih. Ini yang berbahaya,” tandasnya.

Baca Juga  Ridwan Kamil "Korbankan" 11 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 140 M, Fraksi Gerindra DPRD Jabar: Semoga Bukan Pencitraan

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan