Warga Sulsel Bekerja di PLN Dilaporkan Ada di Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh
(Foto: Rico./IST)

Warga Sulsel Bekerja di PLN Dilaporkan Ada di Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh

IDTODAY NEWS – Salah seorang warga Makassar bernama Ricko Mahulette, alumni Sipil Teknik Unhas 2005 dilaporkan ada di dalam pesawat naas Sriwijaya Air SJ 182 dipastikan jatuh di perairan Seribu Jakarta, Sabtu (9/1/2021).

Informasi itu tersebar di Grup WA RSUD Labuang Baji Makassar, grup dimana orangtau Rico Ricko Mahulette bekerja sebagai perawat di RSU LB Makassar.

“Mohon doax untuk anak ibu Magdalena, ananda Richo ada dalam pesawat sriwijaya yg jatuh di kepulauan seribu, semoga diberikan yg terbaik, ibu Magdalena dan keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” tulis sumber di grup tersebut.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Terakhir Sriwijaya Air, Menhub Apresiasi Tim SAR yang Pantang Menyerah

(Lihat Manifes)

Penulusuran FAJAR, Rico bekerja sebagai pegawai PLN di Kalbar. Dia terbang dari Jakarta hendak memakai NAM Air namun akhirnya dipindahkan ke Sriwijaya Air SJ 182.

Kami baca seperti. Info dia adalah pegawai UIP Kalbar terbang dari Jakarta,” kata Ismail, sumber FAJAR.

Maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 diduga hilang kontak saat mengudara di atas perairan Kepulauan Seribu.

Baca Juga  Ma'ruf Amin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah Sriwijaya Air hingga Longsor di Jabar

Sementara itu, Kementerian Perhubungan sebelumnya telah mengkonfirmasi kabar tersebut. “Ditunggu saja informasi lengkapnya,” tutur Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati.

Sriwijaya Air diduga hilang kontak saat berada di ketinggian 11-13 ribu kaki. “Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” ujar Adita.

Berdasarkan manifes yang diterima Tempo, maskapai disinyalir mengangkut 56 penumpang. Pesawat membawa 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Baca Juga  Di HUT PDIP, Megawati Dan Jokowi Sampaikan Duka Mendalam Atas Tragedi Sriwijaya Air

Menurut informasi, maskapai dijadwalkan lepas landas pukul 13.25 WIB dan tiba di lokasi pukul 15.00 WIB. Namun pesawat mengalami keterlambatan. Sehingga, pesawat lepas landas pukul 14.14 WIB dan semestinya tiba pukul 15.50 WIB.

Adita mengatakan saat ini Kementerian tengah menggelar investigasi dan berkoordinasi dengan BASARNAS dan KNKT. “Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” katanya.

Baca Juga  Istri Baru Melahirkan dan Tidak Punya Pekerjaan, Ini Sosok Penusuk Syekh Ali Jaber

Baca Juga: Pesawat Sriwijaya Air Tujuan Pontianak Hilang Kontak di Kepulauan Seribu

Sumber: fajar.co.id

Tinggalkan Balasan