Gibran Beri Sinyal Bakal Jadi Presiden Setelah Menjadi Walikota Solo
Gibran Dan Salah Satu Warga,(Foto: mediaapakabar.com)

PKS Bangun Koalisi Lawan Gibran dan Menyiapkan Sejumlah Sosok Siap Jadi Penantang

IDTODAY NEWS – Posisi putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Rakapada Pilkada Kota Solo 2020 belum bisa dikatakan di atas angin. Saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedang berusaha menghadirkan rival atau pesaing bagi Gibran.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto mengungkapkan partainya sangat siap bertarung melawan Gibran di Pilkada Solo.

Baca Juga  Aboe Bakar Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan HRS

“Sangat siap pada prinsipnya. Kita infrastruktur kan siap ya, saksi untuk seluruh TPS kita ada lah, mesin pemenangan kita punya, jadi asalkan kapal koalisi ini terbentuk saya kira memungkinkan untuk memberikan perlawanan yang maksimum,” ujarnya dalam video yang diunggah PKS Jawa Tengah di chanel YouTube, Kamis 20 Agustus 2020.

Sekadar diketahui, pendaftaran pasangan calon kepala daerah akan dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 4 September hingga 6 September 2020. “Target pertama tetap ya bahwa sebelum penutupan pendaftaran tanggal 6 September DPD PKS Solo terus mencoba dengan berbagai cara, menempuh berbagai celah yang memungkinkan untuk terwujudnya koalisi,” ujarnya.

Baca Juga  Jokowi Harus Hati-hati, Jangan Sampai Paksa Pilkada Hanya Demi Solo Dan Medan

Dia mengungkapkan ada dua langkah yang ditempuh PKS. Pertama, melalui lobi partai politik di tingkat dewan pimpinan pusat (DPP).

“Yang kedua, ada banyak calon nih yang datang ke PKS, jadi mereka memang tokoh, pengusaha, tokoh politik, yang kemudian punya ketertarikan melihat situasi Solo, kemudian datang ke PKS mencoba berbicara bersinergi bisa enggak nih maju dalam kontestasi Pilkada Solo melawan Gibran,” ungkapnya.

Baca Juga  Daftar Pengurus Gerindra, Arief Poyuono Didepak dari Waketum, Sandiaga Jabat Wawabin

Kepada para tokoh itu, PKS pun menyampaikan siap bersinergi. Namun, PKS meminta kepada para tokoh itu untuk mewujudkan kapal koalisi terlebih dahulu. PKS membutuhkan empat kursi DPRD lagi untuk bisa mengajukan pasangan calon kepala daerah.

“Siapa tahu dari link PKS, dengan link personal-personal para kandidat bakal calon ini bisa ketemu, bisa menguatkan bahwa memungkinkan sebelum 6 September itu kapal koalisi ini terbentuk, itu yang pertama yang kita sedang usahakan dan terus usahakan sampai 6 September nanti,” imbuhnya.

Baca Juga  Viral Warga Sipil Tertawa di Mobil Mogok yang Ditarik TNI

Sugeng pun membeberkan sejumlah tokoh yang datang ke PKS mendaftar diri sebagai rival bagi Gibran. “Ada beberapa nama ya, pertama namanya Mas Syailendra beliau cucu dari Pakubuwono 10 Keraton ya. Yang kedua, Kanjeng Putri beliau anak dari Tedjowulan Keraton juga Solo. Yang ketiga, ada juga namanya Kanjeng Senopati, ini juga cucu Pakubuwono 10 juga, cuma ini mereka masing-masing beda-beda karena banyak ya di Keraton itu, nah mereka tertarik nih untuk maju dari PKS,” ungkapnya.

Baca Juga  Haris Rusly: Dinasti Politik Genre Baru, Gibran Bisa Kalahkan Puan Sebagai Pemimpin Sayap Nasionalis

“Kepada mereka kita sampaikan, ayo dong bangun dulu link komunikasi ke DPP parpol-parpol pemegang kursi DPRD Solo itu untuk memungkinkan kita wujudkan kapal koalisi,” tambah Wakil ketua DPRD Kota Surakarta ini.

Selain mereka, kata Sugeng, masih ada sejumlah tokoh lain yang tidak bersedia dipopulerkan atau dibeberkan ke publik saat ini.

“PKS juga sampaikan hal yang sama, ayo bareng-bareng dulu bangun koalisinya, bangun kapalnya, baru setelah itu siapa yang paling banyak berkontribusi mewujudkan koalisi itu ya dia yang paling memungkinkan kita pertimbangkan untuk menahkodai kapal itu,” tuturnya.

Baca Juga  Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?

Sumber: sindonews

Tinggalkan Balasan