Selain Ambroncius Nababan, Dosen Asal Medan Ini Sindir Natalius Pigai dengan Foto Monyet

Selain Ambroncius Nababan, Dosen Asal Medan Ini Sindir Natalius Pigai dengan Foto Monyet
Natalius Pigai. (Foto: Repro Youtube Fadli Zon)

IDTODAY NEWS – Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf Leonard Henuk kembali jadi sorotan. Guru Besar USU ini menyandingkan foto berita Natalius Pigai dengan monyet di akun Twitter-nya.

Dilihat wartawan, Prof Yusuf Henuk membuat tweet soal Natalius Pigai di akun Twitter-nya @ProfYLH pada 2 Januari 2021.

Bacaan Lainnya

Prof Yusuf Henuk sebelumnya juga membuat pernyataan kontroversial di Twitter menyangkut mantan Presiden keenam SBY dan juga Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hingga Selasa (26/1/2021) cuitan tentang Natalius Pigai ini juga belum dihapus dan sebagian sudah di screenshoot netizen sehingga jadi viral di media sosial Twitter.

Dalam cuitannya, Prof Yusuf Henuk turut mengunggah foto seekor monyet sedang bercermin serta tangkapan layar berita media daring yang menampilkan sosok Pigai.

“Pace @NataliusPigai2 beta mau suruh ko pergi ke cermin lalu coba bertanya pada diri ko:”Memangnya @NataliusPigai2 punya kapasitas di negeri ini?”.Pasti ko berani buktikan ke @edo751945 & membantah pernyataan @ruhutsitompul yang tentu dapat dianggap salah,” tulis Henuk di akun Twitter miliknya seperti dilihat wartawan, Selasa (26/1/2021).

Baca Juga  Saran Rizal Ramli Sudah Dilaksanakan Jokowi, Tugas Risma Tinggal Awasi

Tweet tersebut disertai foto seekor monyet sedang memegang cermin disertai dengan tulisan ‘Memangnya Pigai punya kapasitas di negeri ini?’.

Sementara gambar lainnya merupakan screenshoot laman berita daring soal komentar Natalius Pigai terhadap Hendropriyono dan terdapat foto Pigai menggunakan jas dalam berita itu.

Prof Yusuf Henuk telah dihubungi untuk dimintai tanggapan soal cuitannya yang dituding rasis. Dia meminta agar penjelasan soal cuitan itu ditanyakan kepada pengacaranya, Rinto Maha.

Rinto Maha kemudian menjelaskan maksud postingan Prof Yusuf Henuk itu . Dia mengatakan postingan itu hanya untuk menyindir Natalius Pigai.

“Itu kan dialog antara Pigai dalam media terhadap Hendropriyono. Jadi Prof ini mengkritik Pigai. Jadi itu kan tulisan, itu sindiran. Kalau kita lihat komen-komen netizen itu tidak ada yang rasis,” kata Rinto seperti dilansir detikcom.

Rinto mengatakan postingan tersebut tidak mengandung rasisme.

“Tidak ada dibilang kamu hitam, kamu keriting. Mereka juga sama-sama dari Timur, kok. Kenapa diarahkan jadi rasis, karena ada konflik profesor dengan oknum di Demokrat,” kata Rinto.

“Siapa yang buat masalah? Ini saya jelasin, ada oknum di Demokrat yang diserang secara kritik oleh Profesor, begitu kritik seperti itu mereka cari poinnya. Yang membuat ini menjadi rasis, oknum kader Partai Demokrat, Abdullah Rasyid,” jelasnya.

Baca Juga  Natalius Pigai Balas AM Hendropriyono, Tak Butuh Dedengkot Tua

Dia menuding tudingan rasis ini dibuat gara-gara Prof Henuk sedang menjadi sorotan terkait cuitannya tentang Presiden keenam RI SBY dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Rinto mengatakan pihaknya akan melaporkan akun-akun yang membuat isu seolah Prof Henuk melakukan tindakan rasis terhadap Natalius Pigai.

Sebelumnya, Dosen USU Prof Yusuf Leonard Henuk ini dilaporkan ke polisi terkait cuitannya di Twitter, @ProfYLH yang dianggap menghina Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Partai Demokrat telah melaporkan oknum Dosen USU tersebut ke Polda Sumut.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu melaporkan Guru Besar USU Prof YLH ke Polda Sumut terkait cuitannya di Twitter yang dinilai menyerang SBY dan memanggil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan sebutan bodoh.

Baca Juga: Husein Abdullah: Kejutan Pak JK Di 2024 Biarlah Jadi Misteri

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait