Mohamad Sohibul Iman
Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman/Tempo

Alami Krisis, Presiden PKS: Tampak Sekali Pemerintah Gagal Paham

IDTODAY NEWS – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menilai pemerintah gagal mengelola hubungan terkait strategi melakukan mitigasi pandemi dan pemulihan ekonomi selama lima bulan berjalan.

“Tampak sekali bahwa pemerintah gagal paham dalam mengelola hubungan antara bagaimana strategi melakukan mitigasi pandemi dan pemulihan ekonomi,” kata Sohibul, baru-baru ini.

Para ahli kesehatan dan ekonomi, ujar dia, telah sepakat bahwa kinerja ekonomi adalah fungsi dari kemampuan dalam menangani permasalahan pandemi.

Baca Juga  Level RI di ASEAN: Di Bawah Malaysia, Sejajar Timor Leste

“Artinya, jika pemerintah semakin cepat dan tepat mengatasi pandemi, maka ekonomi akan semakin cepat pulih. Dan sebaliknya, jika pemerintah semakin lambat dan tidak akurat dalam menangani pandemi maka ekonomi juga akan semakin lambat pulihnya,” kata dia.

Ia menjelaskan bangsa ini seharusnya memiliki keyakinan yang sama bahwa ekonomi cepat atau lambat akan pulih kembali (rebound), sedangkan warga dan tenaga medis yang meninggal tidak akan bisa kembali lagi. Setiap warga yang meninggal yang diumumkan oleh pemerintah bukanlah angka statistik saja.

Baca Juga  Ketimpangan Ekonomi Kian Meradang, Oxfam: Orang Kaya Harus Menyumbang Dengan Adil

“Jangan pernah beranggapan bahwa korban warga yang meninggal dan yang terinfeksi sebagai biaya dari krisis. Apalagi jika itu dianggap sebagai biaya dari pemulihan ekonomi,” kata dia.

PKS, kata dia, sudah jauh-jauh hari mengingatkan pemerintah melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Kita tegaskan bahwa dalam penanganan Covid-19 ini, kita harus berfokus pada penanganan kesehatan. Jangan korbankan penanganan pandemi untuk kepentingan ekonomi. Pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan kesehatan dan persoalan ekonomi secara bersamaan. Ini akan menjadi double mistake. Gagal mengendalikan pandemi. Gagal memulihkan ekonomi. Ternyata kebijakan pemerintah hari ini membuahkan hasil yang menyedihkan. Kesehatan masih tetap terbengkalai, kurva pandemi kita tetap naik. Sisi lain, kondisi ekonomi kita makin terpuruk,” kata Sohibul.

Baca Juga  Ngeri! Kalau Sri Mulyani Masih Kayak Kemarin, Kuartal IV Bisa Makin Nyungsep!

Sumber: suara.com

Tinggalkan Balasan