Bantu Korban Bencana, Gerindra Potong Gaji Kader di DPR-DPRD

Bantu Korban Bencana, Gerindra Potong Gaji Kader di DPR-DPRD
Foto: Ahmad Muzani. (Dok Istimewa).(Foto: detik.com)

IDTODAY NEWS – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, meminta para kader untuk membantu korban bencana di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu caranya, dengan memotong gaji anggota dewan baik itu DPR hingga DPRD daerah.

“Kami instruksikan kepada seluruh kader Gerindra dan para pengurus partai yang daerahnya dekat dengan lokasi bencana untuk turun membantu para korban bencana, kepada DPC-DPC Jawabarat, DPD Jawa Barat untuk membantu korban longsor di Sumedang Jawa Barat, kepada DPD Kalimatan Selatan, DPD Gerindra Kalimantan Tengah, DPD Gerindra Kalimantan Timur untuk membantu bencana banjir di Kalimantan Selatan,” kata Muzani dalam keteranganya, Selasa (19/10/2020).

Bacaan Lainnya

“Kepada DPC dan DPD Gerindra Sulawesi Utara untuk membantu korban banjir rob di Kota Manado, dan kepada saudara di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat” sambungnya.

Dalam keterangannya, Muzani memberikan instruksi langsung kepada seluruh anggota partai yang menjadi dewan untuk memotong gajinya. Potongan gaji akan dijadikan bantuan kepada korban bencana alam tersebut.

Baca Juga  Massa Demo Tolak Omnibus Law Long March Bawa Keranda ke DPRD Kudus

“Bantuan dalam bentuk apapun, sebesar dan sekecil apapun yang diberikan oleh partai Gerindra, merupakan sebuah empati sebagai keluarga besar Partai Gerindra kepada rakyat yang telah memberikan kepercayaannya kepada partai Gerindra” tutup Muzani.

Diketahui, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada 154 bencana alam terjadi di Indonesia sejak awal tahun.

“Kami ucapkan belasungkawa atas kejadian bencana yang bertubi-tubi di tengah pandemi yang sedang terjadi saat ini. BNPB mencatat dalam rentan dari tanggal 1 sampai 18 Januari sebanyak total 154 bencana alam terjadi di Indonesia,” kata juru bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, dalam siaran langsung di YouTube BNPB, Selasa (19/1/2021).

Ia menyebut mayoritas bencana alam yang terjadi ialah banjir, angin ribut, hingga longsor. Ia menambahkan, dari total bencana alam yang terjadi itu, tercatat ada 140 korban meninggal dunia dan 776 luka-luka.

“Dari sekian banyak bencana alam sudah merenggut 140 korban jiwa dan 776 orang luka. Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini serta cuaca ekstrem mengakibatkan bencana banjir di beberapa tempat seperti Malang dan Puncak Bogor,” sebutnya.

Ia menjelaskan, secara geografis dan geologis Indonesia memang merupakan negara yang rawan bencana. Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga  KPK Sita Tas & Baju Mewah yang Dibeli Edhy Prabowo di Amerika

“Secara geografis dan geologis, Indonesia ini rawan bencana alam. Untuk mengurangi dampak bencana sudah jadi kewajiban masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan untuk meningkatkan rasa kesiapsiagaan. Sesuai surat edaran yang dikerluarkan Kemendagri, Pemda juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan, memobilisasi segala kekuatan dalam rangka penanggulangan bencana,” tuturnya.

Baca Juga: Tim Sukses Komjen Sigit Kirim Materi Calon Kapolri ke DPR

Sumber: detik.com

Pos terkait