Bareng Gibran Dan Ridwan Kamil, Putih Sari Dorong Karang Taruna Terdepan Hadapi Covid-19

Politisi Gerindra, Putih Sari Ditunjuk sebagai Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional/RMOL

IDTODAY NEWS – Kepengurusan Karang Taruna Nasional periode 2020-2025 bertabur nama-nama yang belakangan tak asing di telinga masyarakat.

Berdasarkan susunan yang diumumkan Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Didik Mukrianto, putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka ditunjuk sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Nasional.

Kemudian menantu Wakil Presiden Maruf Amin, Muhammad Rapsel Ali menjabat sebagai Wakil Ketua MPK, serta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan politisi Gerindra, Putih Sari dan beberapa nama lain.

Dipercaya menjabat Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional, Putih Sari mengatakan Karang Taruna di masa pandemi Covid-19 harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan bangsa saat ini.

“Ujian besar bangsa saat ini, yakni pandemi Covid-19 harus segera diselesaikan. Karang Taruna harus terdepan menjadi solusi untuk bangsa. Solusi sehat dan ekonomi,” kata Putih Sari kepada wartawan lewat siaran persnya, Minggu (27/9).

Menurutnya, para pemuda bisa dipastikan sehat sehingga bisa membantu kalangan yang rentan terkena Covid-19.

“Jangan sampai pemuda justru menjadi yang rentan terkena Covid-19 itu. Walau mungkin dihinggapi jenuh akibat pembatasan sosial, tidak kemudian terjerumus narkoba dan sejenisnya. Pemuda harus kreatif melakukan kegiatan-kegiatan yang solutif,” ucapnya.

Baca Juga  Yenny Wahid Ogah Jadi Bacawapres Anies, Kekompakan KPP Dipertanyakan

Kegiatan-kegiatan solutif untuk sehat itu, lanjut Putih Sari, Karang Taruna bersama pemerintah bisa melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu taat menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, pemuda juga harus mampu menjaga wilayahnya. Jika ada warga yang terinfeksi positif Covid-19, segera memberikan pertolongan dan melakukan isolasi wilayah serta membantu proses pelacakan penyebaran Covid-19.

“Karang Taruna berbasis wilayah terkecil yakni desa-desa, kelurahan-kelurahan, dan RT/RW. Karena itu Karang Taruna bisa memastikan setiap wilayahnya aman, apalagi sekarang di beberapa daerah sudah ditemukan yang terkena Covid-19 itu klaster keluarga. Karang Taruna harus bisa menjaga setiap wilayahnya,” tandasnya.

Baca Juga  Terinfeksi Covid-19 Sejak Akhir 2020, Presiden PKS: Akhirnya Negatif

Sumber: Rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan