Prof Asep Ungkap Penyebab Utama UU Cipta Kerja Panen Penolakan
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020. (Foto: Tribunnews/Jeprima)

BEM SI Membawa Narasi Sidang Rakyat Dalam Demo yang Digelar Nanti Siang

IDTODAY NEWS – BEM SI akan kembali menggelar aksi demo menuntut Omnibus Law UU Cipta Kerja dicabut. Aksi unjuk rasa kali ini dilaksanakan dalam momentum peringatan sumpah pemuda.

Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Remy Hastian Putra Muhammad Puhi mengatakan, demo akan digelar karena tuntutan mereka sejak awal belum juga dikabulkan.

“BEM SI akan menyuarakan narasi Sidang Rakyat terhadap permasalahan negeri ini yang belum dituntaskan oleh pemerintah. Serta BEM SI tetap menguatkan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat karena sampai saat ini belum merealisasikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa,” kata Remy dalam keterangannya, Rabu (28/10).

Baca Juga  KAMI Desak Jokowi Tayangkan Kembali Film Pengkhianatan G-30 S PKI

Hanya saja, Remy tidak menyebut di mana lokasi mereka akan menggelar aksi demo. Ia mengisyaratkan massa yang akan datang tidak hanya mahasiswa dari Jakarta saja.
“Aksi akan dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2020 pada pukul 13.00 dengan estimasi 1.000 massa yang tergabung dengan mahasiswa lainnya di luar Provinsi DKI Jakarta,” kata Remy.

BEM SI sebelumnya menggelar demo di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau patung kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10). Dalam demo itu mereka memberikan ultimatum kepada Presiden Jokowi.

Baca Juga  Aksi Mahasiswa: Aku Benci DPR, Aku Cinta Anya, Lengserkan Jokowi!

Tinggalkan Balasan