Bila Prabowo Maju Capres 2024, Pendampingnya Diharap dari Kalangan Muda yang Bisa Gerak Cepat

  • Bagikan
Bila Prabowo Maju Capres 2024, Pendampingnya Diharap dari Kalangan Muda yang Bisa Gerak Cepat
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat menyapa pendukungnya saat tiba di Kantor Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Jalan Viaduct, Kota Bandung, Jumat (8/3/2019) silam. (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

IDTODAY NEWS – Suntikan dukungan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024 sudah mulai berhembus.

Ketua DPC Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno menyebut selalu memberikan semangat kepada para kader untuk berjuang mendukung Prabowo menuju 2024.

Diketahui dalam berbagai survei, nama Prabowo Subianto kerap menduduki peringkat bursa capres 2024.

Kendati demikian, Ardianto mengajak para kader Gerindra agar tak berbangga dulu.

Baca Juga  Ini Harta 6 Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno Terkaya

“Saya selalu menekankan kepada kader, teman-teman DPC, jangan bangga dulu (dengan hasil survei), kita tetap harus berjuang, bergerak bersama.”

“Tapi kita harus yakin tahun 2024 milik Pak Prabowo, kita harus yakin ke situ, kita optimis,” ungkap Ardianto dalam program diskusi Overview Tribunnews.com, Kamis (2/9/2021).

Pasangan Ideal Prabowo

Ketika ditanya mengenai siapa calon wakil presiden (cawapres) yang dinilai pantas mendampingi Prabowo di 2024, Ardianto menolak memberikan jawaban.

Baca Juga  Alasan Pemerintah Gunakan Jasa Influencer

“Kalau bicara pasangan saya selaku kader saya tidak bisa menyampaikan di sini, karena pasangan perlu pembahasan sangat panjang, biar rekan-rekan DPP yang menggodog,” ungkapnya.

Namun Ardianto menyampaikan penilaiannya mengenai kriteria yang sekiranya harus dimiliki pasangan Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.

“Kriteria Pak Prabowo minimal harus sama dengan Pak Prabowo, yaitu cinta NKRI.”

“Yang kedua, yang bisa diajak kerja sama lari cepat,” ungkapnya.

Baca Juga  Aksi Protes Kakek Suwono Keman di Tengah Massa Buruh-Mahasiswa Dekat Istana

Ardianto menilai, tahun 2024 Indonesia memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) dari pandemi Covid-19 ini.

“Siapa yang menjadi pemimpin di 2024 habis kena pandemi PR-nya luar biasa, dengan dampak ekonomi dan sebagainya perlu penataan panjang sekali.”

“Bapak (Prabowo) pasti akan memilih orang yang energik, yang tidak leda-lede kalau orang Solo bilang, kalau klemak-klemek bagaimana bisa mengatasi masalah,” ungkap Ardianto.

Baca Juga  Moeldoko Senang Kalau Diorbitkan Jadi Capres 2024

Ardianto juga tak menampik kriteria pendamping Prabowo adalah dari kalangan anak muda.

“Kalau masalah mengikuti jiwa kepemimpinan anak muda, ya nanti biarlah wakilnya yang muda.”

“Sekarang ini kan Indonesia sedang suka dengan gaya kepemimpinan anak muda, ini pemimpin yang gaul, yang zaman now, mungkin bisa mendampingi Pak Prabowo,” ungkap Ardianto.

Survei Fixpoll Indonesia

Sementara itu diberitakan Tribunnews sebelumnya, lembaga survei Fixpoll Indonesia beberapa waktu lalu merilis hasil survei capres 2024 potensial.

Baca Juga  Singgung Penangkapan Aktivis KAMI di ILC, Gatot Nurmantyo: Saya Bukan Macan Pensiun Lalu jadi Kucing

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Muhammad Anas RA dalam keterangannya, Selasa (24/8/2021), menyebut Prabowo Subianto memuncaki hasil survei dengan 20,7 persen.

Di posisi kedua ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan perolehan 15,2 persen.

Kemudian disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan perolehan 12,8 persen.

Posisi keempat ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 7,8 persen.

Kelima ada Ketua Umum Partai Demokat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 6,9 persen.

Baca Juga  Musuh Politik Gatot Tuduh Kebangkitan PKI Mainan Politik, Pengamat: Bisa Jadi Isu Itu Benar

Nomor enam Menparekraf Sandiaga Uno 4,9 persen.

Ketujuh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 2,7 persen.

“Ketua DPR Puan Maharani dan Mantan Jendral TNi Gatot Nurmantyo masing-masing mendapatkan 2,5 dan 1,1 persen,” ujar Anas.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menempati posisi 10 besar dengan perolehan 0,8 persen.

Adapun survei Fixpoll Indonesia melibatkan 1.240 responden di seluruh Indonesia yang diwawancarai langsung pada 16 Juli – 27 Juli 2021.

Baca Juga  Refly Harun: Kalau Prabowo Tidak Bisa Ngomong Apa-apa Kenapa Masuk Pemerintahan?

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, margin of error survei sebesar 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: tribunnews.com

  • Bagikan