IPHI: Alim Ulama, Tokoh Adat Dan Masyarakat Harus Tabayun Atas Penembakan Laskar
Ketua Umum IPHI, Ismed Hasan Putro/RMOL

IPHI: Alim Ulama, Tokoh Adat Dan Masyarakat Harus Tabayun Atas Penembakan Laskar

IDTODAY NEWS – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) prihatin dan menyesalkan atas terjadinya peristiwa kelabu tewasnya enam laskar Front Pembela Islam akibat tembakan Polisi.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas peristiwa penembakan yang mengakibatkan 6 orang santri muda anggota Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia,” ujar Ketua Umum IPHI, Ismed Hasan Putro dalam keterangannya, Rabu (9/12).

Baca Juga  Luhut: COVID-19 Kemungkinan Bukan Wabah Terakhir yang Akan Kita Hadapi

IPHI, kata Ismed, mendesak segera dibentuk tim pencari fakta (TPF) independen untuk mengurai fakta yang sebetulnya terjadi.

“TPF Independen yang melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), lembaga-lembaga independen dan tokoh-tokoh kredibel penggiat kemanusiaan dan hak asasi manusia untuk menyelidiki dan menyusut secara tuntas dan transparan kasus ini,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan