Oknum Polisi Digerebek Saat Asyik Pesta Sabu Bersama Perempuan, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Digerebek Saat Asyik Pesta Sabu Bersama Perempuan, Ini Kronologinya
Tiga warga Bima, NTB digerebek polisi saat pesta narkoba disebuah Indekos, Selasa (04/02/2020)(Foto: KOMPAS.COM/SYARIFUDIN)

IDTODAY NEWS – Seorang oknum polisi berinisial MH (37) ditangkap saat asyik pesta sabu di sebuah indekos, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (13/2/2021).

Tak hanya MH, dalam penangkapan itu tiga rekannya turut juga diamankan mereka yakni DH (42), BC (44), dan seorang perempuan berinisial SW (42).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  FPI Klaim Punya Saksi Terkait Penembakan 6 Laskar, Minta LPSK Lindungi

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota Iptu Ridwan mengatakan, keempat pelaku ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

Dalam laporan itu, sambungnya, warga menyebut bahwa indekos yang berada di Kelurahan Melayu, Kota Bima tersebut sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Mendapat laporan itu, petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dan langsung melakukan penggerebekan.

Baca Juga: Jangan Disamakan Seperti Mao Zedong, Saiful Anam: Jokowi Harus Tegaskan Ke Aparat Agar Tidak Represif

Baca Juga  Tertangkap Beli Sabu, Oknum Polisi Dituntut 4 Tahun Penjara

“Sekitar pukul 00.10 Wita, kami melakukan penggerebekan dan menangkap empat orang yang diduga sedang pesta sabu-sabu di kos-kosan tersebut,” kata Ridwan sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Sabtu.

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 6,52 gram, alat hisap jenis bong, handphone, dan uang sebanyak Rp 600.000.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Bima Kota untuk dilakukan pengembangan.

Baca Juga  Oknum Polisi yang Jebak Santri dengan Sabu di Madura Harus Diproses Hukum

“Empat terduga saat ini sudah diamankan di Sat Narkoba untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga: Tuduhan Miring Terhadap Din Syamsuddin, PAN: Makna Radikal Belum Dipahami Mereka

Sumber: kompas.tv

Pos terkait