Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin, Fahril Hamzah dan Fadli Zon
Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin, Fahril Hamzah dan Fadli Zon/Pojoksatu

Pandu Riono Sindir Jokowi: Nyuruh Masyarakat Pakai Masker tapi Dirinya Sendiri Gak Pakai Masker

IDTODAY NEWS – Dr Pandu Riono melontarkan sindiran ditujukan kepada selebritis, pejabat sampai Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Itu lantaran mereka tak memakai masker. Kalaupun memakai, cara penggunaan masker pun tidak tepat.

Demikian disampaikan Epidemiolog Universitas Indonesia itu dalam Channel Youtube Hersubeno yang diunggah Senin (31/8/2020).

“Saya sangat sayangkan selebriti, pejabat bahkan presiden yang tidak menggunakan masker dengan baik,” kata Pandu Riono.

Baca Juga  PSI Berencana Dorong Wali Kota Tri Rismaharini Maju Pilgub DKI Jakarta

Padahal, mereka adalah orang-orang yang dilihat oleh masyarakat secara langsung dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Sementara mereka ini dilihat dan dicontoh masyarakat,” sambungnya dikutip dari JPNN.

Menurutnya, masyarakat sangat sensitif terhadap keteladanan.

Sementara, orang sekelas pemimpin negara selalu menganjurkan pemakaian masker tapi dirinya sendiri malah tidak mengenakan masker.

Mengimbau masyarakat menjaga jarak, tapi dirinya sendiri tidak menjaga jarak.

Baca Juga  Mengaku pada Media Asing, Ada Menteri yang Jengkel dan Sebut Presiden Jokowi 'Penuh Kontradiksi'

Kondisi itu, disebut Pandu sangat kontradiktif, tidak sinkron antara perkataan dan perbuatan.

“Akhirnya masyarakat menjadi tidak acuh dan lama-lama tidak akan percaya,” ujarnya.

Hal itu mengesankan bahwa kata-kata yang diujarkan jauh lebih penting ketimbang perbuatan.

“Padahal perbuatan itu jauh lebih penting daripada kata-kata yang berbusa-busa diucapkan tetapi tidak bermakna lagi,” sindirnya.

Baru-baru ini Presiden Jokowi memberikan instruksi baru agar seluruh masyarakat menggalakkan gerakan pakai masker.

Baca Juga  MUI Usul Masa Jabatan Presiden 7-8 Tahun 1 Periode, NasDem: Ide Bagus

Sayangnya gerakan ini dinilai sekadar pemanis kata karena di beberapa kesempatan Jokowi serta para pembantunya tidak menggunakan masker dengan benar.

Hal inilah yang dikritisi Pandu karena seolah-olah pemerintah tidak lagi menganggap pandemi adalah masalah serius.

Seringnya juru wabah, begitu Pandu menyebut profesinya, ini bersuara lantang di medsos, akun Twitter-nya pun di hack.

“Saya tidak kritis, tetapi saya menyampaikan apa yang saya tahu. Kalau kemudian pernyataan saya didukung karena dinilai benar, itu bukan berarti saya memengaruhi mereka,” ucapnya.

Baca Juga  PA 212 Tuding Menag Buat Ulah: kalau Tak Gaduh, Bukan Yaqut Namanya

“Saya tidak pernah paksa mereka ikut Twitter saya. Saya juga tidak punya power. Power saya hanya suara,” tandas Pandu Riono

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan