Ramai Dibahas, Musni Umar Kagumi Pemikiran Objektif Natalius Pigai

Ramai Dibahas, Musni Umar Kagumi Pemikiran Objektif Natalius Pigai
Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar.(Foto: fajar.co.id)

IDTODAY NEWS – Musni Umar mengaku mengagumi pemikiran dan sosok Natalius Pigai. Selain eks Komisioner Komnas HAM, Natalius merupakan aktivis hebat.

“Saya mengikuti pikiran-pikiran beliau dan pernyataan beliau, saya banyak mengagumi,” ungkap Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta ini melalui saluran You Tube pribadinya, Kamis (28/1/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Natalius Pigai merupakan aktivis yang hebat sejak mahasiswa. Natalius memiliki idealisme yang kuat, nasionalisme yang kuat, serta kebangsaan yang kuat.

“Dia sangat menghargai penganut dan ajaran agama masing-masing. Dalam banyak kesempatan, dia mengatakan tidak ada radikal Islam, tidak ada ekstrimis Islam. Saya kira, ini pandangan yang objektif,” tegas Musni Umar.

Menurut Musni, pada dasarnya memang tidak ada ajaran Islam yang mengajarkan radikalisme dan ekstrimisme.

Jika ada pun tindakan ekstrimis dan radikalis yang mengatasnamakan Islam, itu hanyalah ulah oknum-oknum tertentu saja yang tak bertanggungjawab.

Musni Umar mengungkap, selain pernah menjabat Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai juga pernah memegang beberapa jabatan penting lainnya dalam pemerintahan Indonesia.

Baca Juga  Jokowi Tegaskan Tak Main-main Berantas Korupsi, Begini Respons Said Didu dan Natalius Pigai

Natalius Pigai aktif di beberapa organisasi kemanusiaan dan lingkungan hidup baik di Walhi, PRD, PMKRI, Kontras, Rumah Perubahan, dan Petisi 28.

Pada tahun 1997, Natalius Pigai pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Mahasiswa Papua Internasional.

Natalius Pigai juga pernah menjadi staf khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia masa Alhilal Hamdi.

Begitu juga pada masa Jacob Nuwa Wea yang merupakan putra Papua, Natalius Pigai menjadi staf khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Baca Juga: Menag Yaqut Ucapkan Selamat ke Kapolri Baru, Semoga Tak Ada Lagi Perusakan Tempat-tempat Ibadah dan Penyerangan Tokoh Agama

Sumber: fajar.co.id

Pos terkait