IDTODAY NEWS – Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan bahwa ada banyak bentuk korupsi. Firli mengatakan bahwa KPK tidak mampu memberantas seluruhnya.

“Kita paham bahwa begitu banyak bentuk korupsi, setidaknya ada 7 cabang korupsi, ada 30 jenis dan rupa korupsi. KPK tidak mampu melakukan pemberantasan seluruh tindak pidana korupsi tersebut,” kata Firli dalam webinar launching sinergisitas pengelolaan bersama monitoring center for prevention (MCP) di YouTube KPK RI, Selasa (31/8).

Firli mengatakan bahwa KPK fokus pada lima area pemberantasan korupsi.

“Karenanya, KPK mengedepankan lima fokus area pemberantasan korupsi. Yang pertama adalah korupsi di bidang tata niaga dan bisnis, yang kedua ada korupsi di bidang pelayanan publik, korupsi di bidang pengelolaan sumber daya alam, korupsi di bidang reformasi birokrasi dan penegakan hukum, serta yang terakhir adalah korupsi di bidang praktik-praktik politik dan kehidupan politik,” jelasnya.

Firli mengatakan bahwa KPK berupaya melakukan segala cara untuk memberantas korupsi. Firli kemudian membeberkan strategi pemberantasan korupsi.

“Tentulah KPK berupaya melakukan segala upaya pemberantasan korupsi dengan setidaknya strategi pemberantasan korupsi yang pertama KPK melakukan pendekatan strategi dengan pendidikan masyarakat kami sungguh berharap dengan masyarakat akan mengubah sikap perilaku serta budaya korupsi menjadi budaya antikorupsi menimbulkan kesadaran kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak ingin melakukan korupsi,” kata Firli.

Baca Juga  Keberanian Firli Tersangkakan Azis Syamsuddin dapat Jempol dari Akademisi Unusia

“Yang kedua adalah pendekatan strategi pencegahan. Pencegahan dilakukan dengan cara pengolahan, pengkajian, penelitian serta memberikan rekomendasi kepada pemerintah, utamanya dalam rangka perbaikan, karena sesungguhnya sistem yang baik, tentulah tidak bisa dan tidak memberikan peluang dan kesempatan untuk melakukan korupsi. Yang ketiga adalah penindakan. Kita melakukan pendekatan secara proporsional, akuntabel, proporsional, dan demi kepentingan hukum, kepastian hukum, dan keadilan yang tinggi hak asasi manusia. Bapak dan Ibu sekalian yang saya hormati, hari ini kami fokus pada upaya-upaya pencegahan Berdasarkan kajian KPK, begitu banyak jenis dan rupa korupsi,” imbuhnya.

Baca Juga  Isu Harun Masiku di Indonesia, PDIP: Haruskah Ditanggapi?

Sumber: jitunews.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan