Selain Pandai Kelola Isu, Ketokohan AHY Faktor Penting Melejitnya Suara Demokrat

Selain Pandai Kelola Isu, Ketokohan AHY Faktor Penting Melejitnya Suara Demokrat
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

IDTODAY NEWS – Setahun belakangan Partai Demokrat mengalami tren kenaikan keterpilihan dan simpati publik.

Dalam survei terbaru yang dilakukan Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) Demokrat mendapatkan perolehan 8,70 persen di bawah PDIP (17,3 persen), Golkar (16,70 persen) dan Nasdem (8,70 persen).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Bangun Pangkalan Militer di Indonesia, Pengamat: Cina Dukung Calon PDIP Melalui Pilkada Dan Pilpres 2024

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menganalisa, ada dua faktor yang menjadi pemicu kenaikan elektabilitas Demokrat.

Pertama, konsistensi Demokrat dan para elite partai dalam menyampaikan sikap politiknya.

Baca Juga: Curiga Gibran Disiapkan Gantikan Anies, Djarot Sebut Pikiran Buah AHY Dangkal

Dijelaskan Dedi faktor yang kedua adalah karena ketokohan Agus Harimurti Yudhoyono yang menjadi representasi Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga  DPR Minta Luhut Jujur ke Jokowi Soal Kondisi Covid-19 di Indonesia

“Kondisi ini memungkinkan karena AHY telah membangun basis kepercayaan publik sejak keluar dari karir militer untuk terjun ke politik,” demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/2).

Lebih lanjut, Dedi mengatakan, selama ini Demokrat juga kerap mendapat tekanan berbagai isu.

Baca Juga: Bukan Kelelawar, WHO Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi

Beberapa isu yang menerpa Demokrat diantaranya: isu mendalangi aksi 212 bahkan kudeta parpol yang mencuat belakangan ini.

Baca Juga  Isu Kudeta AHY, Jamiluddin Ritonga Sebut Gerak-gerik Moeldoko Mencurigakan

Kata Dedi kalau Partai berlambang mercy itu tepat mengelola isu maka bisa berdampak pada meningkatnya simpati publik.

“Jika tepat mengelola isunya maka bisa berbuah simpati publik dan SBY terbukti pandai mengelola simpati publik,” demikian kata Dedi.

Baca Juga: Anggota DPR dari PDIP Akui Menyuap Pejabat Pengadilan Rp2 Miliar Cash

Sumber: rmol.id

Pos terkait