Bukan Kelelawar, WHO Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi

Bukan Kelelawar, WHO Klaim Virus Corona Berasal dari Kepala Babi
Ilustrasi virus.(Foto: Pixabay)

IDTODAY NEWS – Virus corona yang menimbulkan pandemi hingga kepanikan di seluruh dunia banyak diyakini berasal dari sebuah pasar hewan di Wuhan, China.

Tim ahli yang dikirim WHO untuk menyelediki asal muasal virus itu pun memberikan hasil temuannya. Disebutkan bahwa, pandemi virus corona kemungkinan berasal dari kepala babi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  17 Pegawai Kementan Positif Corona! Said Didu: Semoga tak ada Ide Berikan ‘Kalung’ di Gedung Kementan

Beijing pun menghentikan impor produk makanan beku setelah bukti menunjukkan bahwa virus SARS-CoV-2 asli kemungkinan datang dari Pasar Grosir Seafood Huanan dengan cara itu.

Pejabat departemen kesehatan China juga berulang kali melaporkan penemuan virus COVID-19 pada makanan beku termasuk kepala babi dan seafood, kedua produk itu kemungkinan sudah dijual di Pasar Huanan.

Teori penularan rantai beku itu sudah dengan jelas didiskusikan pada konferensi pers di Wuhan pada Selasa lalu, di mana tim ilmuwan internasional dari WHO mempresentasikan temuannya selama periode satu bulan.

Baca Juga  Insentif Covid-19 Perawat RSUCM Aceh Utara Per 3 Bulan Dibayar Rp 5.000-Rp 18.000

“Sars-CoV-2 bisa hidup pada kondisi yang ditemukan di makanan beku, kemasan, dan produk rantai dingin,” ujar pejabat Komisi Kesehatan Nasional, Liang Wannian dikutip laman Daily Star.

Jika ini terbukti benar, itu akan mendukung teori China bahwa virus corona berasal dari luar Wuhan dan sudah menginfeksi manusia sebelum Desember 2019 yang menjadi permulaan pandemi global.

Meski demikian, pada konferensi pers lalu, Daniel Lucey, spesialis penyakit menular di Georgetown University Medical Centre di AS mengatakan bahwa teori makanan beku tidak terdengar seperti penjelasan yang sangat masuk akal dan butuh studi komparatif agar terbukti.

Baca Juga  SBY Muncul Satu Scene di Film The Tomorrow War, Demokrat: SBY Tokoh Protagonis dan Menentukan

“Dari semua pasar seafood di China dan ASia dan seluruh dunia bagaimana paket rantai dingin berakhir mengakibatkan wabah di Wuhan terlebih dahulu?” tanyanya.

Namun, dokter penyakit menular di National University of Singapore Dale Fisher mengatakan bahwa itu masuk akal bagi tim WHO untuk mempertimbangkan teori itu.

Tim WHO mengatakan bahwa teori yang berlaku bahwa virus berpindah ke manusia dari hewan perantara masih menjadi kemungkinan yang paling besar tapi riset lebih mendalam mengenai teori rantai dingin sudah dijamin.

Baca Juga  Pemerintah Targetkan 30 Juta Stok Vaksin Corona di Kuartal IV-2020

Baca Juga: Polri Minta Barang Bukti Kasus Laskar ke Komnas HAM

Sumber: viva.co.id

Pos terkait