Soal Amplop Cokelat, Gus Nabil: Itu Bisyaroh Dari Ketua PCNU Kota Medan

Soal Amplop Cokelat, Gus Nabil: Itu Bisyaroh Dari Ketua PCNU Kota Medan
Potongan video Said Aqil Siradj yang viral di media sosial/RMOL

IDTODAY NEWS – Video yang memperlihatkan pemberian amplop berwarna cokelat kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj yang diunggah akun Twitter @_KingPurwa direspons Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, Muchamad Nabil Haroen.

Gus Nabil menjelaskan, orang yang memberikan amplop tersebut adalah Ketua PCNU Kota Meda bernama Burhan. Kala itu, Burhan datang mengunjungi KH. Said Aqil Siradj dan membicarakan berbagai hal, salah satunya membahas soal keumatan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Batalkan Ganja Jadi Obat, Begini Penjelasan Kementan

“Jadi pada waktu itu, ada Ketua PCNU Kota Medan namanya Pak Burhan, kemudian di situ sebagaimana layaknya santri dan kiai kemudian pengurus NU dan PBNU, tentunya membicarakan soal ke-NU-an, kemudian berbicara hal-hal yang lain,” kata Gus Nabil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/8).

Setelah pertemuan tersebut, sebagai rasa takzim Burhan kepada KH Said Aqil Siradj, Burhan lantas memberikan hadiah kepada sang kiai namun ditolak.

Baca Juga  Sambut Harlah Ke-95 NU, Gus Nabil: Setia Mengawal NKRI

“Di akhir pertemuan sebagaimana layaknya tradisi santri kepada kiainya adalah memberikan hadiah atau bisyaroh kalau dalam bahasa arabnya. Itu sudah sangat lazim,” katanya.

“Jadi yang memberi hadiah atau bisyaroh itu Pak Burhan, Ketua PCNU Kota Medan Sumatera Utara. Nah kemudian beliau (KH Said) menolak,” jelasnya.

Pihaknya pun tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum bila memang beredarnya video tersebut mengandung unsur fitnah.

Baca Juga  Gus Nabil: FPI Adalah Organisasi Yang Bertentangan Dengan Nilai Pancasila

kami akan mempertimbangkan langkah-langkah hukum jika dirasa perlu,” demikian Gus Nabil.

Sumber: rmol.id

Pos terkait