Inilah 10 Dewan Deklarator KAMI, Tiga Orang Ditunjuk Jadi Presidium
Deklrasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)/RMOL

Tak Akan Diam, Selanjutnya Ini Yang Akan Dilakukan KAMI Usai Deklarasi

IDTODAY NEWS – Ratusan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan terus menampung dan merangkum aspirasi rakyat Indonesia hingga membentuk kelompok kerja (Pokja) di masing-masing sektor.

Hal itu merupakan rencana yang akan dilakukan deklarator KAMI usai deklarasi dan menyampaikan maklumat pada Selasa (18/8) kemarin di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Inisiator dan juga deklarator KAMI, Ahmad Yani mengatakan, deklarasi kemarin merupakan bentuk perkenalan dan menyampaikan jati diri maupun tuntutan KAMI agar rakyat Indonesia mengetahuinya.

Baca Juga  Mungkinkah AHY Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024?

“KAMI hadir dalam rangka untuk sebagimana memberikan pandangan-pandangan kami dengan berbagai macam persoalan yang dihadapi negara dan bangsa saat ini. Mulai dari soal ekonomi, politik, hukum, sosial budaya dan lain sebagainya,” ujar Ahmad Yani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/8).

Yani kembali menegaskan bahwa KAMI bukan organisasi yang terstruktur, meskipun banyak jejaring KAMI yang ada di berbagai provinsi di Indonesia.

Baca Juga  Prof Romli: Komnas HAM Lembaga Independen Tak Boleh jadi Corong Pegawai KPK Nonaktif

Usai deklarasi kemarin, para deklarator akan terus menampung aspirasi dari rakyat Indonesia.

“Tentunya kita menerima, menampung seluruh aspirasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Tidak akan berhenti (di 8 maklumat), seluruh aspirasi, keinginan, pandangan dan lain sebagainya akan kita tampung. Tapi hampir apa yang kita sampaikan 8 besar itu lah semua hidup dan kehidupan kita pasti sudah tercakup semua seperti itu,” jelas Yani.

Baca Juga  Oknum Polisi Diduga Jual Senjata Ke KKB, DPR: Kapolri Punya Tugas Besar Membersihkan

Selain itu, sambung Yani, pihak juga akan membentuk kelompok kerja (Pokja) di masing-masing keahlian para deklarator.

“Kita akan membentuk pokja-pokja yang serius. Pokja di bidang politik, pokja bidang ekonomi, dan lain-lain. Sekaligus mengkonselerasi dengan jaring jejaring di wilayah,” pungkas Yani.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan