Ternyata Capres 2024 Demokrat Wewenang Penuh SBY, Wajarkan Turun Tangan Bantu Ketum AHY

Ternyata Capres 2024 Demokrat Wewenang Penuh SBY, Wajarkan Turun Tangan Bantu Ketum AHY
Susilo Bambang Yudhoyono (pojoksatu.id)

IDTODAY NEWS – Deputi Bappilu DPP Demokrat Kamhar Lakumani menyebut Capres 2024 dari Demokrat merupakan wewenang penuh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY.

Seperti diketahui, sejumlah partai politik sudah mulai bersiap-siap menyambut Pilpres 2024. Bagaimana dengan Partai Demokrat?

Bacaan Lainnya

Tak sedikit dari sebagian parpol sudah menghidupkan mesin politiknya untuk bersaing di gelaran pesta demokrasi lima tahun sekali itu.

Seperti partai besutan Surya Paloh yaitu Nasedem yang sudah menjadwalkan konvensi Capres pada tahun 2022.

Bagaimana dengan Partai Demokrat yang tengah diterpa isu kudeta Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)?

Deputi Bappilu DPP Demokrat Kamhar Lakumani menjawab, bahwa partainya belum terpikirkan dengan hal tersebut. Masih fokus dalam konsolidasi internal partai.

Menurutnya konsolidasi tersebut sangat penting agar bisa maksimal dalam menghadapi kontestasi politik ke depan baik pilpres, pileg hingga pilkada.

Baca Juga: Pengakuan Ketua DPC Demokrat Tegal Yang Dipecat Karena Dukung KLB

Baca Juga  Dituding Lagi jadi Dalang Kudeta AHY, Moeldoko Ingatkan SBY, Kata-katanya Keras

“Saat ini tahapannya fokus pada konsolidasi internal partai. Ini bagian dari menghadapi pemilu 2024, pileg dan pilpres,” jelasnya dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Kendati demikian, Kamhar menyebutkan bahwa Partai Demokrat tetap optimis dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Apalagi, lanjut anak buah AHY ini, semua kader dan pengurus partai berlambang bintang mercy itu tambah solid usai diterpa isu kudeta.

“Kami lebih optimistis menatap 2024 karena kondisi internal Partai Demokrat saat ini lebih solid,” ucapnya.

“Partai secara konsisten bertransformasi menjadi smart party sehingga semakin cerdas dan gesit dalam merespons aspirasi dan kebutuhan objektif rakyat,” sambung Kamhar.

Perihal dengan siapa nantinya bakal diusung dalam Pilpres 2024, hal tersebut merupakan wewenang Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Partai Demokrat juga punya mekanisme sendiri dalam menjaring Capres, ini menjadi domain Majelis Tinggi Partai,” ungkap Kamhar.

Kamhar juga menambahkan, soal siapa yang bakal diusung sebagai capres di 2024, Demokrat akan membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain.

“Ini kondisi objektif yang harus dilakukan untuk dapat memenuhi ambang batas pengajuan pasangan capres dan cawapres,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Demokrat beberapa pekan terakhir ini menjadi sorotan publik karena isu kudeta Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga  Tuding Kapolri Ikut Restui Kudeta AHY, Rachland Nashidik Mengada-Ada

Pihak yang disebut-sebut akan mengkudeta putra sulung SBY itu tidak lain adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Terbaru, SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat merespon kabar kudeta partai yang berhasil mengantarkannya dua periode sebagai presiden.

SBY menegaskan siap turun gunung membantu anaknya AHY untuk memerangi kelompok-kelompok yang mencoba mengganggu Demokrat.

Baca Juga: Bung Ujang Analisa Penolakan Polisi atas Laporan Kerumunan Jokowi, Tajam

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait