Ujang Komarudin Sebut Salib di Logo HUT RI Bisa Memengaruhi Alam Bawah Sadar

  • Bagikan
Pengamat politik Ujang Komarudin
Pengamat politik Ujang Komarudin. Foto: Ricardo/JPNN.com

IDTODAY NEWS – Pengamat politik Ujang Komarudin angkat suara mengomentari kontroversi yang mengemuka akibat munculnya gambar menyerupai salib pada logo HUT ke-75 RI.

Menurut Ujang, kontroversi di tengah masyarakat bisa dihindari jika istana berhati-hati. “Seharusnya istana lebih hati-hati, teliti sebelum membeli, teliti sebelum disebarkan ke publik,” ujar Ujang kepada jpnn.com, Jumat (14/8).

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, ketidakpekaan istana telah mengakibatkan kontroversi yang tak produktif.

Baca Juga  Ujang Komarudin: BUMN Sedang Banyak Utang, Keberadaan Staf Ahli Menambah Beban

“Saya kira ketidakpekaan tersebut membuat kontroversi yang tak produktif. Sejatinya hal-hal yang sensitif, istana harus lebih peka,” ucapnya.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini juga menegaskan, simbol mempunyai peranan yang sangat penting.

Bahkan, bisa memengaruhi alam bawah seseorang ketika ditempatkan pada posisi strategis seperti logo HUT ke-75 RI. Karena itu, harus sangat hati-hati, apalagi menyangkut gambar-gambar yang menyerupai simbol-simbol keagamaan. Sangat rentan dipermasalahkan pihak-pihak terkait.

Baca Juga  Prabowo 99,9 Persen Capres Lagi, Ujang: Tak Ada Kata Malu dalam Politik

“Setiap simbol itu memiliki arti dan makna. Karena itu diprotes dan dipersoalkan. Simbol itu bisa memengaruhi bawah sadar seseorang, walaupun belum tentu memengaruhi keyakinan,” pungkas Ujang.

Sumber: fajar.co.id

  • Bagikan