30 Massa Apeta Ancam Bubarkan KAMI
Puluhan orang yang menamakan diri Apeta Kota Tegal menggelar deklarasi menolak kemunculan KAMI di depan Gedung DPRD setempat, Sabtu (12/9). (Foto: GATRA/Farid Firdaus)

30 Massa Apeta Ancam Bubarkan KAMI

IDTODAY NEWS – Sekitar 30 orang yang mengatasnamakan Aliansi Pembela Tanah Air (Apeta) Kota Tegal, Jawa Tengah menggelar deklarasi di depan Gedung DPRD setempat, Sabtu (12/9). Mereka menolak kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Deklarasi berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka mengibarkan bendera merah putih dan membentangkan spanduk bertuliskan “Aliansi Pembela Tanah Air Kota Tegal Menolak KAMI”.

Baca Juga  Awas! Kekuatan Gerakan KAMI Jangan Diremehkan

Dalam aksi itu, salah satu perwakilan membacakan pernyataan sikap yang berisi menolak keras rencana deklarasi atau keberadaan dan segala bentuk langkah-langkah KAMI di Kota Tegal serta siap mendukung dan bekerjasama dengan elemen masyarakat untuk menciptakan kondusifitas di Kota Tegal dan menjaga keutuhan NKRI.

Selain membacakan pernyataan sikap, salah satu peserta deklarasi juga melakukan pembacaan puisi dan aksi teatrikal diiringi lagu nasional. Setelah itu, mereka membubarkan diri.

Baca Juga  Din Syamsuddin Sebut Ada 150 Tokoh Merapat ke KAMI

Ketua Apeta Kota Tegal, Imam Kharomain mengatakan, pihaknya menolak keberadaan KAMI di Kota Tegal karena kehadiran kelompok yang digagas sejumlah tokoh di Jakarta tersebut bisa memecah belah masyarakat.

“Sekarang ini sedang suasana prihatin. Pemerintah sedang berupaya menangani pandemi Covid-19 baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Maka kalau ada kelompok yang ingin merongrong pemerintah, kami siap membela. Apalagi di Kota Tegal suasananya sudah kondusif,” ujarnya.

Baca Juga  Deklarator Berterima Kasih karena Rezim Turut Membesarkan KAMI

Menurut Imam, aksi yang digelar Apeta merupakan langkah antisipasi agar KAMI tidak sampai muncul di Kota Tegal. Dia menyebut, banyak masyarakat yang tidak menginginkan kehadiran KAMI di Kota Bahari dan segera bergabung dengan Apeta. “Ini langkah preventif dulu sebelum terjadi. Kalau sampai ada deklarasi KAMI di Kota Tegal, maka kami siap membubarkan,” tandasnya.

Sumber: gatra.com

Tinggalkan Balasan