Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-75
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Senin (17/8/2020). (Suara.com/Yosea Arga Pramuditha)

Anies Baswedan: 17 Agustus 2020 Kemerdekaan Bagi Warga Kampung Akuarium

IDTODAY NEWS – Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Akuarium, Jakarta Utara dilakukan bertepatan dengan HUT ke-75 Republik Indonesia. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, acara ini menjadi babak baru bagi warga Kampung Akuarium yang pernah mengalami penggusuran pada 2016 lalu.

“Allah punya takdir. Bahwa hari kemerdekaan ini dirayakan juga, Insyaallah kemerdekaan bagi warga Kampung Akuarium ini,” kata Anies di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Senin, 17 Agustus 2020.

Baca Juga  Teddy Gusnaidi: Anies Ini Kan Bukan Bocah Tua Alay Ya

Menurut Anies, pembangunan kampung ini dilakukan untuk memenuhi rasa keadilan warga akan hunian yang layak sehingga bisa tumbuh berkembang sebagai warga kota. Sementara Kota Jakarta sendiri, kata Anies, telah memiliki tradisi panjang tentang perkampungan.

“Karena itu saya mendukung sekali istilah yang dibangun di sini bukan rumah susun, tapi Kampung Susun Akuarium,” kata Anies.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko berujar Kampung Susun Akuarium akan dibangun di atas lahan sekitar 10,000 meter persegi. Kampung ini akan terdiri dari 5 blok, dan diisi oleh 241 hunian dengan tipe 36.

Baca Juga  Penjaga Makam dan Penggali Kubur TPU Pondok Ranggon Kaget, Ada yang Datang Malam-malam

Menurut dia, pembangunan Kampung Susun Akuarium dilaksanakan melalui kewajiban pengembang. Mekanis ini disebut sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 112 tahun 2019 Tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana.

“Melalui konversi oleh para pemegang izin pemanfaatan ruang dalam hal ini oleh PT Almaron Perkasa,” ujar Joko.

Pembangunan Kampung Akuarium rencananya dimulai pada September 2020. Pembangunan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 878 tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat. Dalam keputusan tersebut, Kampung Akuarium menjadi satu di antaranya 21 kampung yang diprioritaskan untuk ditata.

Baca Juga  Setelah Kerumunan, Pemprov DKI Kembali Disorot soal Baliho Rizieq Shihab

Dalam penataan Kampung Akuarium ini, Pemerintah DKI menggandeng Rujak Center for Urban Studies dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK). Sebanyak 40 persen kawasan yang dibangun akan menjadi Ruang Terbuka Hijau, sementara sisanya menjadi hunian.

Sumber: tempo.co

Tinggalkan Balasan