Beredar Poster Deklarasi Anies-Firli, Jubir: Tak Ada Kaitannya dengan KPK

Poster Gas Firly atau Gerakan Anies-Firly 2024 dengan memasangkan Anies Baswedan dan Firli Bahuri yang disebut bakal dideklarasikan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat, 10 Maret 2023.(KPK)

IDTODAY NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan informasi yang beredar di aplikasi pesan terkait deklarasi Anies Baswedan-Firli Bahuri sebagai calon presiden dan calon wakil presiden 2024.

Informasi tersebut dimuat dengan poster “Gas Firly” atau Gerakan Anies-Firly 2024 yang disebut bakal dideklarasikan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat, 10 Maret 2023.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan KPK Ali Fikri, pihaknya tak terkait kegiatan itu.

“Kami menegaskan, KPK tidak ada kaitannya dengan aksi dan kegiatan tersebut,” kata Ali Fikri, Rabu (8/3/2023).

KPK juga mendapatkan berita bohong atau hoaks yang menyebut bahwa Firli Bahuri menerima suap dari Anies Baswedan untuk menutupi penanganan Formula E di DKI Jakarta.

Berita bohong yang diterima KPK termuat dalam akun YouTube bernama “Benteng Istana” yang diunggah pada Selasa, 14 Februari 2023 dengan dengan judul “Sri Mulyani Bongkar Semuanya, Ternyata Firli Bahuri Disuap Anies 2,3 Triliun untuk Tutupi Kasusnya”.

“Dalam Informasi yang diunggah melalui media sosial youTube, mengutip pernyataan berbagai tokoh secara tidak utuh kemudian menambahkan narasi yang memuat Informasi hoaks atau tidak benar,” kata Ali.

Baca Juga  'Puan Maharani Jangan Jadi Pemecah Bangsa'

Adapun video dari akun YouTube Benteng Istana yang memiliki pengikut 58,3 ribu ini telah ditonton sebanyak 138.467 kali dan disukai 858 pengguna.

Ali mengatakan, KPK terus melakukan berbagai langkah mitigasi kerawanan korupsi pada sektor politik di masa-masa menjelang pesta demokrasi tahun politik 2024.

KPK, kata dia, tetap fokus dalam pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi, baik melalui pendekatan strategi pendidikan, pencegahan, maupun penindakan.

Baca Juga  Beathor Suryadi: Mendesak, Presiden Harus Lakukan Reshuffle!

KPK pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati dengan berbagai modus penipuan dan penyebaran Informasi hoaks khususnya yang mencatut nama KPK.

“Bagi yang mengetahui adanya modus-modus kejahatan tersebut, untuk segera melaporkannya kepada KPK ataupun Aparat Penegak Hukum lainnya agar bisa segera ditindak lanjuti,” kata Ali.

“Masyarakat dapat menyampaikan laporannya melalui email pengaduan @kpk.go.id atau call centre KPK 198,” ucap dia.

Sumber: kompas.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan