Bobby Rizaldi: Pesan Letjen Dudung Abdurachman Hal Biasa, Tidak Perlu Dipolemikkan

  • Bagikan
Bobby Adhityo Rizaldi
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi/Net

IDTODAY NEWS – Pesan dari Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman kepada para prajuritnya harus dipahami secara utuh agar tidak terjadi salah persepsi.

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pada dasarnya pernyataan Letjen Dudung adalah hal yang biasa disampaikan seorang pemimpin kepada prajurit.

“Sebenarnya biasa saja, maksudnya agar prajurit bijak bermedsos dan saling menghormati keyakinan masyarakat lain yang berbeda,” ujar Bobby kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (16/9).

Baca Juga  PBNU Minta Menag Yaqut Klarifikasi Soal Akan Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah

Bobby pun sepakat dengan pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa fanatisme agama itu untuk diri sendiri.

“Jadi (pernyataan Letjen Dudung) tidak perlu dipolemikkan menjadi anti agama, atau narasi-narasi lain yang mempertanyakan keagamaan beliau,” katanya.

Legislator Partai Golkar ini menangkap pesan tersendiri dari pernyataan Letjen Dudung. Yakni, supaya publik di Indonesia tidak terjebak dengan glorifikasi dari keberhasilan Taliban menguasai Afghanistan.

Baca Juga  Yaqut Tak juga Hadir Sidang Kasus Gus Nur, Ancaman Novel Bamukmin Bukan Gertak Sambal

“Semangat Pak Dudung mungkin agar jangan ada glorifikasi berkuasanya Taliban di Afghanistan dan menguatkan sikap patriotik bela negara,” sambungnya.

Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman mengingatkan jajarannya untuk tidak bersikap fanatik terhadap agama saat memberikan pengarahan di Batalyon Zeni Tempur 9/Lang-lang Bhuana Kostrad, di Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin kemarin (13/9).

Menurut Dudung, semua agama sama di mata Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga  Omongan Menag Yaqut Terbukti Serius Jika KASN Tolak Laporan GAR ITB

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” kata Dudung.

Sumber: rmol.id

  • Bagikan