Curhat Beratnya Jadi Mensos, Risma: Saya Harus Benahi Sistem dari Nol

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ingin memberi semangat kepada tim dan para pemain Persebaya yang akan berlaga di Final Leg 2 Piala Presiden 2019 Arema FC Vs Persebaya Surabaya. Wali Kota Risma minta pemain Bajul Ijo tiru jiwa pahlawan/Istimewa

IDTODAY NEWS – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tiba-tiba cerita bahwa kementerian yang pimpin saat ini dinilai punya pekerjaan berat. Bahkan, jika ia merasa sudah tidak sanggup, ia akan menghadap presiden untuk meletakan jabatan Mensos.

“Terus terang berat pak, berat sekali. Saya sampaikan ke teman-temen. Saya kalau saya nggak kuat, saya akan matur ke pak presiden, dan saya sampaikan saya mungkin akan meletakan jabatan,” kata Risma saat memberikan sambutan di acara peresmian jalan yang dibangun organisasi wartawan di Serang, Banten, Minggu (7/2/2021).

Baca Juga  Ingatkan Kadrun, Denny Siregar: Bentar Lagi September Ditunggu Tagar PKI

Risma menyebut bahwa mental di lingkungan Kemensos sedang terpuruk. Belum lagi harus menghadapi pekerjaan yang ia gambarkan dengan kegiatan mobilitas padat.

“Mental temen-temen sudah down sekarang, kemudian harus menghadapi hal-hal yang terus terang sangat saya tidak pernah bayangkan,” ujarnya.

“Itu terus terang berat sekali. Kedua saya harus membenahi sistem mulai dari nol,” kata Risma lebih lanjut.Lebih lanjut, Risma mengatakan ada anggapan bahwa Kemensos hanya jadi kementerian yang kerjanya membagikan uang dan bisa digunakan untuk kepentingan pribadi. Padahal Kemensos uangnya adalah untuk titipan masyarakat miskin.

Baca Juga  Dari Kendala Sipangsi Hingga Sirekap, Ini Catatan Bawaslu Tangsel Dalam Pilkada 2020

Bahkan saat akhir pekan, kementerian yang ia pimpin terus bekerja membenahi sistem data yang tadi ia sebut bermasalah. Bahkan sampai ke data yang ia sebut paling mendasar soal kemiskinan.

“Jadi kalau uang itu sudah dikeluarkan banyak, maka kita harus yakin kapan itu warga keluar dari kemiskinan. Itulah yang paling berat bagi saya. Karena kalau tidak, terus begitu, ada yang sudah 5 tahun dibantu, kemudian nggak keluar (dari kemiskinan), ini adalah tantangan saya,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemerintahan Yang Kuat Itu Mampu Sejehterakan Rakyat, Bukan Bubarkan Ormas

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Penanganan Covid-19 Selesai Dalam Waktu 1,5 Tahun

Sumber: detik.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan