IDTODAY NEWS – Mantan Ketua MUI, Din Syamsuddin mengaku mendapat intimidasi jelang deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai, pengakuan Din Syamsuddin hanya playing victim.

“Saya duga ini cuma playing victim saja untuk menaikkan grade pergerakan KAMI dari kelas lucu-lucuan jadi kelas serius.” Tulis Ferdinand di akun Twitternya, Ahad (16/8).

Ferdinand meminta Din Syamsuddin agar tidak hanya menuding tanpa memberikan bukti.

“Kalau benar, silahkan tunjukkan ke publik buktinya, kita cari orgnya sama-sama.” Ucap Ferdinand.

Diberitakan, koalisi KAMI akan melakukan deklarasi di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada 18 Agustus 2020.

Din Syamsuddin mengaku mendapat intimidasi jelang deklarasi itu.

“Ya kami sesalkan sudah terbukti terlaporkan kepada kami sudah ada mulai operasi-operasi yang mengintimidasi, mengancam, termasuk deklarator, bahkan pihak-pihak tertentu untuk menghalang-halangi,” ungkap Din Syamsuddin saat jumpa pers di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu sore (15/8).

Baca Juga  ICW: Era Jokowi Cocok Disebut Rezim Humas Yang Pandai Bersolek

Kendati demikian, Din menegaskan bahwa pihaknya justru tidak akan semakin melempem untuk bergerak demi menyelamatkan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sumber: fajar.co.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan