GAR ITB Laporkan Din, Rizal Ramli: Cetek, Norak Amat! Banyak Gaul sama Intel Melayu

GAR ITB Laporkan Din, Rizal Ramli: Cetek, Norak Amat! Banyak Gaul sama Intel Melayu
Rizal Ramli di Gedung KPK, Jumat (19/7). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

IDTODAY NEWS – Rizal Ramli ikut buka suara terkait langkah Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) yang melaporkan Din Syamsuddin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Din dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik dengan tuduhan radikalisme.

GAR ITB melaporkan Din Syamsuddin sebanyak dua kali. Pertama pada 28 Oktober 2020 dan tertera dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020. Kedua, pada 28 Januari 2021 dan tertuang dalam nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Rizal Ramli: Satu Tahun Saya Jadi Presiden, Krisis Beres

Eks Menko Maritim mengaku heran dengan langkah yang dilakukan oleh GAR ITB. Sebab ITB sendiri sudah banyak menghasilkan banyak tokoh nasional, pemikir besar hingga engineer hebat. Mulai dari Soekarno, Habibie, Rooseno, Sutami dan lainnya.

“Eh ternyata sebagian kecil alumninya berpikiran cupet, terlalu banyak bergaul dengan intel melayu, jadi organ surveillance swasta, menjadi pengawas tokoh-tokoh yang dicap kekuasaan sebagai ekstremis,” kata Rizal Ramil dalam keterangannya, Jumat (12/2).

Baca Juga  Gugatan RR Jadi Pertaruhan MK, Pakar Hukum Tata Negara: Masih Bermain-main?

“Dulu Soekarno dan kawan-kawan juga dicap ekstremis oleh Belanda dan antek-antek-nya,” tambah dia.

Dirinya sudah berteman dengan Din Syamsuddin sejak lama. Rizal juga membagikan foto dirinya bersama Din ketika berada di Boston, Amerika Serikat.

Sehingga Rizal Ramli tahu betul sosok Din Syamsuddin karena pertemanan mereka sampai sekarang masih terjalin dengan baik.

Lebih lanjut, Rizal mengaku tidak habis pikir dengan sikap GAR ITB. Terlebih mereka melaporkan Din ke Komisi Aparatur Sipil Negara dengan tudingan radikalisme.

Baca Juga  Tuduhan Radikal Mengada-ada, Angkatan Muda Muhammadiyah: GAR-ITB Harus Minta Maaf Pada Prof Din Syamsuddin

”Norak abis, jadi organ quasi-intel, kerdil, cetek dan nora amat,” kata Rizal.

Baca Juga: KOKAM Muhamdiyah Minta GAR-ITB Cabut Aduan Yang Menuding Din Syamsuddin Radikal

Sumber: kumparan.com

Pos terkait