Komunitas Anak Muhammadiyah Desak GAR ITB Cabut Laporan Dan Minta Maaf Pada Din Syamsuddin

Komunitas Anak Muhammadiyah Desak GAR ITB Cabut Laporan Dan Minta Maaf Pada Din Syamsuddin
Amirullah Hidayat/RMOL

IDTODAY NEWS – Komunitas Anak Muhammadiyah (KAM) menilai langkah Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) yang melaporkan tokoh Prof. Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) adalah sebuah penghinaan.

“Tindakan GAR ITB adalah suatu penghinaan terhadap keluarga besar Muhammadiyah, dan kami siap berhadapan dengan pelapor tersebut. Apapun resikonya akan kami hadapi, sebab itu adalah fitnah yang nyata,” kata Koordinator KAM Amirullah Hidayat, Sabtu (13/2).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Intimidasi Yang Dialami KAMI Adalah Bentuk Represif Rezim Berpola Otoritarianisme Baru

Jelas Amir, dengan menuding Din yang merupakan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2015 adalah seorang radikal, itu sama saja menuduh Muhammadiyah adalah sebagai organisasi radikal.

Selain ketum PP Muhammadiyah 2005-2015, Din Syamsuddin adalah salah satu gurubesar terkemuka di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, dia pernah menjabat Ketua Dewan Pertimbangan dan sebagai Ketua Umum.

Baca Juga  Bagi PAN, Tuduhan GAR ITB Melukai Hati Tokoh Bangsa

Baca Juga: Mahfud MD: Din Syamsuddin Kritis, Bukan Radikalis!

Cendikiawan muslin yang dikenal sebagai tokoh perdamaian dunia itu juga menjabat sebagai Presiden Asian Conference of Religion for Peace (ACRP) dan Co-President of World Religion for Peace (WCRP).

“Pak Din telah mendedikasikan hidupnya dalam mendorong perdamaian, toleransi dan multikulturalisme, baik di dalam negeri maupun di dunia. Jadi dimana letak radikalnya?” tegas Amir.

Baca Juga  Muhammadiyah Apresiasi Langkah Elegan FPI

KAM meminta secara tegas kepada GAR ITB agar segera mencabut laporan mereka dan meminta maaf kepada Din Syamsuddin.

“Jangan coba-coba mengganggu Pak Din hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok. Kalau mereka tidak minta maaf dan tidak mencabut laporan, kamis siap berhadapan,” demikian Amir, politisi muda Partai Amanat Nasional itu.

Baca Juga: Jawab JK Soal Cara Mengkritik Yang Tidak Dipolisikan, Jubir Jokowi Minta Masyarakat Baca UUD 1945 Hingga UU ITE

Baca Juga  Jokowi Ditanya dr Reisa Kapan Vaksinasi untuk Masyarakat? Begini Jawabannya

Sumber: rmol.id

Pos terkait