IDTODAY.CO – Sebuah video yang memperlihatkan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera tobat secara nasional, beredar di media sosial.

Video Eggi Sudjana meminta Jokowi tobat tersebut ikut dibagikan pegiat media sosial Yusuf Muhammad dan Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Sabtu 3 Juli 2021.

Dalam narasi unggahannya, Yusuf Muhammad menilai pernyataan Eggi Sudjana dalam video itu sudah merupakan bentuk ancaman terhadap Presiden Jokowi.

Baca Juga: Hasil Survei: Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024 Paling Favorit

“Loh, Presiden jokowi diancam dan disuruh tobat. Gimana ini? Cc CCICPolri DivHumas_Polri Puspen_TNI,” cuit Yusuf Muhammad.

Dilihat dari video terseburt, tampak Eggi Sudjana meminta Presiden Jokowi segera bertobat. Ia pun memberikan batas waktu terkait hal itu sampai 5 Juli 2021 mendatang.

“Jika nanti tanggal 5 Juli tidak ada jawaban dari Jokowi, ini tandanya dia tidak mau bertobat, ini perlu dikukuhkan 5 Juli itu dua (hal),” ujar Eggi Sudjana.

Pertobatan tersebut, menurut Eggi, harus dilakukan Jokowi secara nasional. Sementara, masyarakat menurutnya juga harus menerima tobat dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca Juga  Vaksinasi Door to Door, Bentuk Komitmen Moral dan Political Will Tulus Jokowi dan BG dalam Tangani Covid-19

“Satu, pertobatan presiden secara nasional kita semua terima sebagai bangsa Indonesia yang ingin dimajukan dan disejahterakan olehnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia, PDIP: Megawati Sangat Berduka

Apabila Jokowi enggan bertobat, kata Eggi, maka 5 Juli nantinya harus dinyatakan sebagai hari pembangkangan kepada presiden yang zalim.

Selain itu, Eggi Sudjana juga meyakini bahwa nantinya akan terjadi pergolakan rakyat yang besar jika Presiden Jokowi tidak segera tobat.

Baca Juga  ProDEM Kritik Presiden Jokowi: Faktanya Selalu Terbalik, NKRI Telah di Tepi Jurang, Bangun!

“Kedua, kalau dia tidak bertobat harus dinyatakan 5 Juli 2021 adalah hari pembangkangan kepada presiden yang zalim, presiden yang membuat rakyatnya sengsara, dan pasti pergolakan rakyat dengan izin Allah akan terus bergulir menjadi bola salju yang semakin besar,” ujarnya.

Baca Juga: Klaim Penurunan Jokowi Sesuai Keinginan Rakyat, PA 212: Saya Dukung BEM UI dan BEM SI

Sumber: terkini.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan