Moeldoko Diisukan Geser SYL, Ahmad Ali: Jangan Tanya Ke Nasdem, Itu Kewenangan Pak Jokowi

Moeldoko Diisukan Geser SYL, Ahmad Ali: Jangan Tanya Ke Nasdem, Itu Kewenangan Pak Jokowi
Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

IDTODAY NEWS – Di tengah kabar adanya perombakan kabiet jilid II dalam waktu dekat, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko diisukan akan diangkat jadi menteri.

Informasi di kalangan terbatas, Moeldoko akan menggesar menteri dari Partai Nasdem, yaitu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  PDIP Tidak Setuju Jika Ajakan Jokowi Disebut Jebakan

Soal nama SYL terancam direshuffle, pertama kali disampaikan oleh Ketua Relawan Joko Mania, Emmanuel Ebenezer. Dia mengatakan, banyak program pemerintah di Kementan yang tidak jalan.

Isu Moeldoko jadi Mentan sejalan dengan mantan Panglima TNI itu sering membahas food estate. Di sisi lain, Moeldoko adalah Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali mengaku belum tahu soal isu kadernya bakal direshuffle. Termasuk SYL bakal digeser Moeldoko.

Baca Juga  Pengamat: Kedekatan JK Dengan Joe Biden Hanya Variabel Kecil Pada Peluang Maju Pilpres 2024

Ketua Fraksi Partai Nasdem itu mengatakan, sampai saat ini partainya belum mendapatkan informasi dari Presiden Joko Widodo mengenai adanya kader Nasdem yang direshuffle.

“Jangan tanya ke Nasdem, tanya ke Pak Jokowi dong. Kan itu kewenangan Pak Jokowi untuk mengreposisi. Tapi sampai hari ini saya sebagai fungsionaris partai belum mendapat kabar itu dari Pak Presiden. Jadi kami tidak perlu menaggapi isu itu,” kata Ahmad Ali, di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 4/2).

Baca Juga  Iwan Sumule: Apa Kalian Percaya 812 Halaman Draf Omnibus Law Dibaca Jokowi?

Nasdem sendiri, lanjut Ahmad Ali, mengimbau kadernya untuk dapat meminimalisir isu yang berkembang saat ini, dan fokus terhadap penangan pandemi Covid-19.

“Imbauannya hari ini ya kita meminimalisir isu-isu yang membuat gaduh, karena saat ini suasana pandemi ini kita butuh soliditas ketenangan,” katanya.

“Masyarakat butuh ketenangan, semua orang, dan yang bisa memberikan ketenangan itu adalah elitenya. Kemudian isu-isu tak penting tidak usah kita tanggapin,” pungkas Ahmad Ali menambahkan.

Baca Juga  Catatan KAMI Setahun Jokowi-Maruf: Kemiskinan Meningkat Tajam, Tapi Utang Naik Dua Kali Lipat Dari Era Soekarno Sampai SBY

Baca Juga: Andre Rosiade: SWF Indonesia Akan Genjot Perekonomian Dan Tingkatkan Aset BUMN

Sumber: rmol.id

Pos terkait