Ngamuk! Massa Bakar Kompleks Kantor Bupati Keerom, Papua

Aparat Polres Keerom dibantu BKO Brimob dan Sabhara Polda Papua mengamankan lokasi pembakaran di kompleks kantor Bupati Keerom, Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (1/10). (Humas Polda Papua/Antara)

IDTODAY NEWS – Ratusan warga melakukan pembakaran di kompleks kantor Bupati Keerom, di Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (1/10) sekitar pukul 16.16 WIT. Gedung Disnaker dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) hangus terbakar.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal seperti dilansir dari Antara di Kota Jayapura mengatakan, pembakaran itu dilakukan massa yang tidak terima hasil pengumuman CPNS formasi 2018 di Kabupaten Keerom. Saat ini, situasi sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.

Baca Juga  TKA Dilarang Masuk RI per 23 Juli, WNA yang Miliki Dokumen Berikut Tetap Boleh

”Anggota masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi,” kata Kamal pada Kamis (1/10) malam.

Menurut dia, sejumlah perkantoran di kompleks kantor Bupati Keerom sebagian kaca pecah akibat terkena lemparan batu dan kantor Disnaker serta Kantor PMK hangus dibakar massa.

”Jalan Trans Papua yang sempat diblokade massa telah dibuka kembali. Kasus perusakan dan pembakaran ini dilakukan usai pengumuman hasil CPNS formasi 2018 Kabupaten Keerom. Kami meminta warga lain untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian ini,” ujar Kamal.

Baca Juga  Netizen Merasa Aneh, Tetiba Ada Tuna Wisma di Jl. Sudirman-Thamrin Saat Risma Blusukan

Kamal mengungkapkan, sekitar pada pukul 13.45 WIT, anggota Polres Keerom menuju kantor Bupati Keerom untuk melaksanakan pengamanan. Anggota Polres Keerom tiba di tempat langsung lakukan pengamanan di kantor Bupati Keerom.

”Pukul 16.16 WIT, massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang yang tidak terima dengan hasil pengumuman melakukan perusakan di seputaran kantor Bupati Kabupaten Keerom dengan melempari kaca bangunan kantor bupati dengan batu,” terang Kamal.

Baca Juga  PA 212 Sebut Massa 1812 Bawa Sajam-Ganja Penyusup, Polisi: Mereka Ngaku FPI

Anggota gabungan BKO Brimob Polda Papua bersama anggota Polres Keerom sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta menembakkan gas air mata. Petugas juga melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil water cannon. Petugas Polres Keerom memukul mundur dan melerai massa yang melakukan perusakan kantor bupati.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan