Nomor WA Deklarator KAMI Diretas, Cuit “Ikuti saja Pemerintah”

Nomor WA Deklarator KAMI Diretas, Cuit "Ikuti saja Pemerintah"
foto: Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (syahganda)

IDTODAY NEWS – Seminggu belakangan, lini masa akun Twitter mantan Ketum PBB MS Kaban, @hmskaban_, berisi cuitan yang bertolak belakang dari cuitan sebelumnya.

MS Kaban tercatat sebagai penggagas inti Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bersama dengan Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Sri Bintang Pamungkas, Syahganda Nainggolan, Refli Harun, dan tokoh nasional lainnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September

Anehnya, akun @hmskaban_ belakangan menulis: “Ada apa lagi ini KAMI. Ikuti saja pemerintah dan kita gotong royong pulih dari pandemi covid-19.. #KAMIProvokatorSaatPandemi.”

Syahganda Nainggolan di akun @syahganda menginformasikan bahwa nomor whatsapp MS Kaban sedang dikendalikan orang lain.

“Nomer WA MS Kaban, deklarator dan penggagas inti KAMI, saat ini sedang di kendalikan orang lain. Di hack or cloning. Mohon tetap berhati-hati dalam menerima informasi perjuangan. salam hormat,” tulis @syahganda.

Baca Juga  Ketua DPD RI: Pilkada Harus Damai, Kalau Ada Sengketa Gunakan Jalur Hukum

Putra MS Kaban, Akbar Kaban, juga menginformasikan bahwa MS Kaban sudah hampir setengah bulan tidak bisa mengakses akun Twitter @hmskaban_.

“Bagi semua yang membaca tweet dari akun ini, saya mewakili Bapak MS. Kaban, menginfokan bahwa sudah setengah bulan Bapak tidak bisa akses akun ini. Apapun konten yang disebarkan sampai hari ini adalah konten yanh berasal dari pikiran dan kepentingan peretas akun. Terima kasih,” demikian pernyataan Akbar Kaban di akun @walilohjinawi.

Baca Juga  Penangkapan Petinggi KAMI, Efek Kejut Jokowi Hingga Uji Nyali Gatot Nurmantyo

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN yang juga tokoh KAMI, Muhammad Said Didu juga menginformasikan hal yang sama. “Saya dapat info bahwa akun ini sudah “diambil alih” oleh pihak lain – termasuk hp ybs sudah dikloning,” tulis Said Didu di akun @msaid_didu.

@msaid_didu meretweet cuitan @hmskaban_ yang sebelumnya menulis: “Jangan takut dengan para kaum munafik yang teriak-teriak bela Islam, sekalinya kita takut dan diam maka dapat dipastikan negara ini akan menjadi Khilafah dan Pancasila akan mati! #HukumBeratAliBaharsyah.”

Baca Juga  Ustaz Sani: Spanduk Penolakan HRS Bisa Picu Konflik Di Sumut

Sesuai rencana, KAMI akan dideklarasikan secara nasional dalam maklumat 17 Agustus 2020. “Alhamdulillah, rumusan Maklumat yang akan dibacakan saat deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) telah selesai difinalkan setelah diskusi cukup panjang dan alot. Insya Allah saatnya akan dibacakan pada deklarasi KAMI di Seluruh Indonesia. Bismillahirrahmanirrahim, ” tulis @msaid_didu.

Dalam foto yang diposting Said Didu, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hadir dalam diskusi perumusan maklumat KAMI.

Baca Juga  Heran dengan Pihak yang Nyinyir Statuta UI, Ngabalin: Harus Diperiksa Kadar Pengetahuannya

Sumber: itoday.co.id

Pos terkait